Suara.com - Para ilmuwan menemukan planet yang disebut mirip dengan kembaran Bumi di sistem bintang Alpha Centauri, berada empat tahun cahaya dari Bumi.
Studi ini diterbitkan di The Astrophysical Journal, mengungkap bahwa para ilmuwan memberi nama planet itu Alpha-Cen Earth.
Berdasarkan data yang diketahui tentang Alpha Centauri, para ahli menggunakan model numerik untuk membuat dan mengukur hipotesis, ukuran planet, hingga susunannya.
Wilayah tersebut pada dasarnya adalah tempat dalam sistem bintang yang kemungkinan besar memiliki air dan kondisi yang "tepat" untuk kehidupan. Oleh karena itu, wilayah tersebut dianggap sebagai Zona Goldilokcs.
Yang mengejutkan para ahli, model menyarankan Alpha-Cen Earth memiliki susunan yang mirip dengan Bumi.
Planet itu memiliki mantel atau lapisan tengah yang didominasi oleh silikat dan interior dengan kapasitas penyimpanan air sebanyak Bumi.
Meski begitu, planet itu sedikit lebih gemerlap karena memiliki kandungan satu ton grafit dan berlian di mantelnya, selain bebatuan.
Tetapi hal yang mengejutkan dan mungkin menjanjikan adalah Alpha-Cen Earth menunjukkan atmosfer awal yang mirip dengan Bumi selama periode 4 miliar hingga 2,5 miliar tahun yang lalu.
Dilansir dari CNET, Senin (14/3/2022), saat itulah kehidupan pertama kali muncul di Bumi dalam bentuk mikroba.
Baca Juga: Gletser Mencair, Ilmuwan Temukan Senjata dan Tempat Persembunyian Berusia 1.700 Tahun
Di sisi lain, Alpha-Cen Earth memiliki perbedaan dari Bumi karena kemungkinan memiliki inti besi sedikit lebih besar dan permukaan yang aneh.
Studi ini berfungsi sebagai batu loncatan, baik secara fisik maupun metaforis, untuk eksplorasi planet ekstrasurya di masa depan.
Para ilmuwan berharap dapat mempelajari atau mengunjungi planet kembaran Bumi tersebut dengan misi masa depan.
Berita Terkait
-
Astronom Temukan Planet Aneh dengan Atmosfer Berlapis Logam
-
Eksperimen, Ilmuwan Sukses Tumbuhkan Kembali Kaki Katak yang Hilang
-
Ambisius, Ilmuwan Ingin Hidupkan Kembali Mamut dalam 6 Tahun
-
Terbuat dari Emas, Ilmuwan Temukan Sedotan Tertua di Dunia, Panjangnya 1 Meter
-
Ilmuwan Temukan Teknologi Sinar-X, Diklaim Lebih Cepat dan Akurat dari Tes PCR untuk Diagnosis Covid-19
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Garmin Luncurkan Sonar 360 Derajat, Pemancing Kini Bisa Lacak Ikan Lebih Akurat
-
Crimson Desert Rilis Pekan Depan, Game RPG Menarik Anyar dengan Grafis Ciamik
-
Libur Lebaran Makin Panjang, Komdigi Prediksi Trafik Melonjak hingga 40%
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
-
WhatsApp Luncurkan Akun Anak dengan Kontrol Orang Tua, Khusus Usia 1012 Tahun
-
5 Rekomendasi HP Memori 128 GB untuk Jangka Panjang, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
Nostalgia Game Klasik, Tomb Raider I-III Remastered Sekarang Tersedia di Android dan iOS
-
5 HP dengan Sinyal Paling Kuat di Daerah Terpencil, Cocok Dibawa Mudik
-
5 HP Compact Layar Kecil Terbaik 2026, Nyaman Digenggam Satu Tangan
-
Huawei Vision Smart Screen 6 Debut: Andalkan Super MiniLED hingga 98 Inci dan Fitur AI