Suara.com - Rusia dilaporkan bakal melonggarkan undang-undang hak cipta untuk membalas sanksi yang dijatuhkan perusahaan barat. Peraturan baru itu akan melegalkan pembajakan game, film, acara TV, dan lainnya.
Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia berencana untuk mencabut larangan yang diatur dalam undang-undang yang hak kekayaan intelektual.
"Ini akan meringankan dampak pada pasar dari pemutusan rantai pasokan, serta kekurangan barang dan jasa yang muncul karena sanksi baru dari negara-negara Barat," ujar kementerian Rusia, dikutip dari IGN, Senin (14/3/2022).
Pemerintah Rusia juga telah mengumumkan bahwa perusahaan tak lagi memiliki kewajiban untuk membayar pemegang paten terkait kekayaan intelektual dari negara manapun yang memberikan sanksi ke mereka. Artinya, pemerintah sudah melegalkan pembajakan di negara Vladimir Putin itu.
Media lokal Rusia juga melaporkan kalau undang-undang baru ini memungkinkan perusahaan Rusia untuk menggunakan inovasi dari negara-negara musuh tanpa perlu membayar mereka.
Untuk film dari Hollywood misalnya, masyarakat Rusia bakal bebas membajak karya tersebut. Bahkan politisi Rusia Dmitry Ionin menyarankan ke pemerintah untuk membuka blokir torrent RuTracker agar masyarakat bisa menikmati film Hollywood bajakan.
"Karena banyak studio Barat menolak untuk merilis film baru di Rusia, anggota parlemen percaya bahwa berkat Torrent, pengguna masih dapat menonton film Hollywood," kata media lokal Rusia, Gazetta.
Usulan itu muncul beberapa hari usai Twitch memblokir pembayaran ke streamer Rusia. Aplikasi streaming ini juga merilis aturan baru untuk menghentikan penyebaran misinformasi, seperti memblokir rekaman video game yang dianggap sebagai rekaman perang di dunia nyata.
Perusahaan game seperti Microsoft dan Sony juga sudah menangguhkan seluruh penjualannya di Rusia.
Berita Terkait
-
Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana