Suara.com - WhatsApp saat ini menjadi salah satu aplikasi chat yang sangat digandrungi di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Fitur favorit pengguna antara lain membuat WAG atau WhatsApp Group dengan menunjuk seorang admin group.
Tugas admin di grup WhatsApp adalah menambahkan dan mengeluarkan anggota, selain itu bisa mengedit foto profil maupun mengubah settingan chat sampai deskripsi dari grup itu.
Di dalam grup tidak ada batasan jumlah admin, bahkan jika menginginkan semua anggota menjadi admin juga bisa mewujudkannya.
Jika di dalam grup hanya terdapat satu admin atau sang pembuat grup pastikan bahwa yang ingin menambahkan admin grup WhatsApp adalah pembuat dari grup.
Setelah lebih dari satu admin maka penambahan admin lainnya bisa dilakukan oleh admin kedua dan seterusnya.
Cara menjadikan anggota sebagai admin group, dan lebih dari satu:
1. Buka aplikasi WhatsApp yang ada di HP
2. Kemudian cari dan klik grup WhatsApp yang telah dibuat sebelumnya
3. Setelah grup terbuka bisa klik nama atau judul dari grup
4. Lalu di bagian daftar "Peserta" carilah nomor kontak yang ingin dijadikan sebagai admin
5. Setelah nomor kontak yang ingin dijadikan admin ditemukan, klik 2 detik nomor tersebut sehingga muncul menu secara mengambang atau pop up
6. Kemudian pilihlah menu "Jadikan admin grup"
7. Tunggulah beberapa saat hingga proses penambahan admin selesai dilakukan
8. Maka proses penambahan admin pada grup WhatsApp tersebut telah selesai dilakukan.
Admin kesatu atau pembuat grup bisa langsung menambahkan admin lebih dari satu dalam sekali waktu.
Lakukan hal yang sama jika ingin menambahkan admin kedua dan seterusnya.
Baca Juga: Cara Memberhentikan Admin Grup WhatsApp
Sofia Ainun Nisa
Berita Terkait
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
Apakah Tukar Uang Baru di Bank Kena Biaya Admin? Cek Alur Penukarannya
-
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online, Multitasking Lancar Tanpa Lag
-
Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK