Suara.com - Setelah merger pada awal Januari lalu menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), jaringan Indosat dan Tri Indonesia bakal segera terhubung. Integrasi jaringan dua operator itu ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022 nanti.
SVP Head of Network Operation IOH, Agus Sulistyo mengatakan, proses integrasi ini ditargetkan berlangsung dalam waktu setahun, dimulai dari awal Januari hingga akhir Desember 2022.
"Itu jadi urgensi kami, dan dalam beberapa bulan ke depan akami pastikan semua network (Indosat dan Tri) terintegrasi agar membuat bandwidth dan user experience lebih baik," ucap Agus dalam konferensi pers di Kantor IOH di Jakarta, Rabu (20/4/2022).
Adapun jumlah sites yang dimiliki gabungan Indosat dan Tri berjumlah sekitar 43.000 sites. Per hari ini, sudah ada 1.000 sites yang sudah digabungkan.
Ia mengatakan, integrasi kedua jaringan operator itu akan memberikan peningkatan layanan indoor coverage dan penambahan kapasitas dengan pemanfaatan kerapatan sites dan lebar pita dari jaringan sebelumnya.
Sebagai tambahan, IOH akan menambahkan lebih dari 11 ribu sites baru di beberapa tahun mendatang untuk lebih memperluas jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan IM3 maupun Tri.
Lebih lanjut Agus menyampaikan, sejak resmi bergabung menjadi IOH selama kurang lebih 100 hari, pihaknya langsung melakukan pilot project pengintegrasian jaringan dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN).
"Hal itu bertujuan agar kami dapat segera mewujudkan layanan telekomunikasi digital berkelas dunia dengan kecepatan dan jangkauan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan," jelas Agus.
Baca Juga: Indosat dan Tri Siapkan Kapasitas Data 30% untuk Antisipasi Lonjakan Trafik di Lebaran 2022
Berita Terkait
-
SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital
-
Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia
-
H3RO Esports 6.0 Resmi Berakhir, Tri dan Indosat Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia
-
Ancaman AI Fraud dan Deepfake Meledak di Indonesia, Indosat Ungkap Risiko Siber Makin Ganas
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN