Suara.com - Meta mengumumkan bahwa platform video pendek buatannya, Reels, membuat pengguna menghabiskan waktu hingga 20 persen lebih banyak di Instagram. Reels bahkan membuat pengguna menggunakan Facebook 50 persen lebih lama.
Meski demikian, Meta tidak merinci seberapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna selama menonton Reels, sebagaimana dilaporkan Techcrunch, Minggu (1/5/2022).
CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam laporan pendapatan Q1 perusahaan mengaku bahwa Reels masih belum maksimal dalam memberikan keuntungan jika dibanding Stories. Tapi dia optimis kalau Reels bisa tetap sukses di masa depan.
Zuckerberg mengungkap kalau hal ini juga awalnya terjadi di Stories, yang mana itu belum terlalu menguntungkan perusahaan ketimbang fitur Feed. Namun terbukti kalau Stories kini jadi penyokong utama keuntungan perusahaan.
Ia juga mengharapkan kalau Reels bisa untung dalam beberapa tahun ke depan. Terlebih saat ini mereka masih dalam tahap awal untuk menampilkan iklan di Reels.
Zuckerberg bercerita, sejak memulai Facebook 18 tahun lalu, perusahaan telah melihat banyak perubahan dalam jenis media yang digunakan pengguna. Ia mengaku kalau format video pendek saat ini telah berkembang cepat.
Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (AI) milik Meta juga mampu mendorong lebih banyak rekomendasi konten.
"AI yang kami buat bukan hanya untuk sistem rekomendasi di video berdurasi pendek, tetapi juga mesin penemuan yang dapat menunjukkan kepada anda semua konten paling menarik yang telah dibagikan orang-orang di seluruh sistem kami,” tutur Zuckerberg.
Hal ini juga terjadi pada TikTok, di mana peran AI sangat penting dan menjadikannya sebagai platform video pendek terbesar di dunia saat ini.
Baca Juga: BSSN dan Kominfo Diharapkan Tingkatkan Kemandirian Teknologi Informasi Indonesia
Oleh karenanya masuk akal jika Meta fokus pada sistem rekomendasinya sendiri agar pengguna lebih banyak menggunakan Reels, dan pada akhirnya mampu bersaing dengan TikTok.
Berita Terkait
-
Jadi Alat Melakukan Tindak Pidana: Akun IG Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Dirampas Negara
-
7 Cara Mengamankan Akun Instagram dari Hacker, Solusi Aman dari 'Serangan Reset Password'
-
Kritik Akademik vs Kritik Politik: Antara Informasi Instan dan Matinya Pemahaman Konteks
-
Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya
-
Kebocoran 17,5 Juta Data Instagram, Ujian Serius Perlindungan Privasi Warga
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Redmi Buds 8 Lite Rilis Global: TWS Harga Murah Meriah dengan ANC, Siap ke Indonesia
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 16 Januari 2026: Raih Gojo Arrival dan Tsukamoto Backpack
-
Rumor Nintendo Switch 2 Pro OLED, Kode Misterius Muncul di Situs Resmi
-
3 HP Infinix RAM 12 GB Mulai Rp2 Jutaan: Performa Kencang, Harga Ramah di Kantong
-
Menanti Vivo X200T, HP Flagship Harga Miring dengan Skor AnTuTu Tinggi
-
Apa Itu VPN dan Bagaimana Cara Menggunakannya? Tak Hanya untuk Buka Situs yang Diblokir
-
Penampakan Sophie Turner sebagai Lara Croft Beredar, Penggemar Tomb Raider Terpukau
-
Kata Baban Usai Raih Piala di Free Fire Awards 2025, Konsistensi Jadi Kunci Kesuksesan
-
Xiaomi Pastikan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Hadir di Indonesia
-
Netzme Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS TAP di NumoFest 2026