Suara.com - Seorang ahli bedah di India akan mencoba mentransplantasikan rahim ke seorang perempuan trans yang terlahir sebagai seorang lelaki, dengan tujuan untuk membuat mereka hamil.
Prosedur berisiko akan melibatkan pengambilan organ reproduksi dari donor mati atau pasien yang telah beralih ke cara lain dan telah diangkat.
Hanya ada satu kasus yang terdokumentasi tentang rahim yang dimasukkan ke dalam perempuan transgender di masa lalu, tetapi dia meninggal karena komplikasi hanya beberapa bulan kemudian.
Membuat seorang perempuan transgender akan menjadi prestasi lebih besar dan akan membutuhkan penggunaan IVF dan operasi Caesar, karena mereka tidak memiliki vagina yang berfungsi penuh.
Dr Narendra Kaushik, yang menjalankan klinik penggantian kelamin di New Delhi, mengatakan dia 'sangat optimis' dia bisa membuat prosedur ini berhasil.
"Setiap perempuan transgender ingin menjadi perempuan sebaik mungkin dan itu termasuk menjadi seorang ibu," katanya seperti dikutip di The Mirror dilansir laman Daily Mail, Selasa (10/5/2022).
Dia menjelaskan, cara menuju ini adalah dengan transplantasi rahim, sama seperti ginjal atau transplantasi lainnya.
"Ini adalah masa depan. Kami tidak dapat memprediksi dengan tepat kapan ini akan terjadi tetapi akan segera terjadi," tuturnya.
Ahli bedah belum mengungkapkan penerima atau memberikan jadwal untuk operasi.
Baca Juga: Efek Samping Operasi Penghilangan Jakun seperti yang Dilakukan Dinda Syarif, Apa Saja?
"Kami memiliki rencana dan kami sangat sangat optimis tentang ini," katanya.
Biaya transplantasi rahim sekitar 50.000 poundsterling atau sekitar Rp 902,08 juta dan hanya satu siklus perawatan IVF dapat menghabiskan biaya hingga 5.000 poundsterling atau senilai Rp 89,77 juta.
Klinik Dr Kshuik, Olmec, berada di pusat industri yang berkembang pesat di New Delhi yang melihat kota saingannya Bangkok sebagai ibu kota perubahan jenis kelamin dunia.
Dia mengatakan, sekitar seperlima pelanggannya berasal dari luar negeri, dengan banyak yang terbang dari Inggris, di mana operasi penggantian kelamin gratis di NHS tetapi tunduk pada waktu tunggu.
"Banyak pasien kami mengatakan kepada kami bahwa pasangan seksual tidak menyadari bahwa mereka tidak dilahirkan dengan organ seks perempuan," kata Dr Kaushik kepada surat kabar tersebut.
Menurutnya, tujuannya adalah untuk membuat mereka menjalani kehidupan senormal mungkin sebagai seorang perempuan.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Identifikasi Gelombang Panas Paling Ekstrem secara Global
-
Kisah Para Ilmuwan yang Menemukan Kebenaran Islam dalam Penelitiannya
-
Ilmuwan Temukan Fosil Ichthyosaurus Terbesar di Dunia
-
Ilmuwan Temukan Ubur-ubur Mahkota Terbesar, Terlihat di Kedalaman Hingga 3.000 Meter
-
Ilmuwan Desak Misi Pencarian Kehidupan Alien di Uranus dan Bulan Saturnus
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek