Suara.com - Sehari menjelang upacara pembukaan SEA Games Vietnam, sejumlah pekerja tampak sibuk menyulap ruang pertemuan di lantai 1 National Convention Center, Hanoi, Vietnam, Rabu, yang akan menjadi arena pertempuran para atlet cabang olahraga esports.
Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pengecatan panggung utama di mana para atlet akan bertanding, sementara beberapa lainnya mengatur tempat untuk para caster dan analis yang mengomentari jalannya pertandingan.
Menurut penyelenggara, ruangan tersebut akan menjadi tempat bertanding nomor Wild Rift dan PUBG Mobile, sementara nomor lainnya akan digelar di ruangan yang berbeda.
"Persiapan saat ini sudah mencapai 80 persen. Esports akan digelar di tiga ruangan yang tersebar di lantai 1, 2 dan tiga NCC," kata Andy dari 500bros Studio kepada Antara.
Antara sempat melakukan uji kecepatan jaringan area lokal atau WiFi lewat aplikasi Speedtest di sekitar arena pertandingan. Hasilnya, latensi internet tercatat rata-rata pada 8ms, angka yang baik untuk menggelar pertandingan esports.
Latensi adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk mengantarkan data dari pengirim ke penerima. Sebagai gambaran, angka yang latensi semakin rendah akan semakin baik dalam memberikan pengalaman bermain esports.
Pertandingan esports akan dimulai Jumat 13 Mei dengan babak penyisihan Free Fire. Pertarungan para atlet esport akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam.
Indonesia mengirimkan 38 atlet esports ke SEA Games Vietnam. Mereka akan berkompetisi pada lima nomor game, yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online dan Cross Fire.
Sejumlah atlet esports telah tiba di Hanoi, Senin pekan ini. Mereka berasal dari nomor game tim Free Fire dan FIFA Online 4. Sementara tim PUBG Mobile dijadwalkan tiba pada Jumat, tim Mobile Legends pada Minggu dan rombongan terakhir tim Crossfire Selasa pekan depan.
Baca Juga: Rincian SEA Games 2021 Cabor eSports Mobile Legends, Tanggal Pertandingan dan Roster
Berita Terkait
-
Lenovo Pasok Mesin Esports World Cup 2026, dari PC Legion hingga Laptop Layar Gulung
-
Kuaishou Gaming Resmi Juara Honor of Kings World Cup 2026
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
Indonesia Lolos Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah