Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengatakan sikap bijak dan berhati-hati yang diterapkan masyarakat dalam menjaga data pribadi merupakan cara utama untuk menghindari kejahatan siber.
"Meskipun ada aturan yang ketat, kalau kita tidak hati-hati dan bijak dalam menjaga serta memanfaatkan data-data pribadi di dunia digital yang sangat kompleks ini, bukan hal yang tidak mungkin kita akan menjadi korban kejahatan siber. Untuk itu, sikap yang paling utama adalah hati-hati dan antisipatif," kata Farhan seperti dilansir dari Antara, Rabu (18/5/2022).
Ia mengemukakan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Keamanan Berinternet: Mencegah Penipuan di Ranah Daring, sebagaimana dipantau di Jakarta.
Farhan menyampaikan sikap bijak dan berhati-hati dalam menjaga data pribadi untuk menghindari jerat kejahatan siber dapat dilakukan melalui beberapa langkah.
Pertama, masyarakat tidak boleh membagikan data pribadi di internet, terutama di media sosial. Masyarakat perlu mewaspadai alamat web asing dan menghindari kegiatan transaksi keuangan secara daring dengan menggunakan jaringan WiFi gratis.
Menurutnya, WiFi gratis rentan digunakan pelaku kejahatan siber, seperti penipuan daring untuk mengakses data-data penting di dalam perangkat milik korban melalui laptop, komputer, dan ponsel pintar.
Farhan mengatakan masyarakat dapat menghindari kejahatan siber dengan membuat kata sandi berbagai akun pribadi yang unik sehingga sulit ditebak orang lain.
"Buatlah kata sandi yang konsisten, tetapi unik. Jangan menggunakan kata sandi yang biasa-biasa saja, termasuk tanggal lahir. Itu bahaya," ujar dia.
Di samping itu, Farhan mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan kata sandi yang bersifat sementara, yakni kode one time password (OTP).
Baca Juga: Wakil Ketua DPR: Percepat Pengesahan RUU Pelindungan Data Pribadi
"Biasanya, OTP ini akan dikirimkan oleh beberapa operator atau lembaga yang memang terpercaya. Jangan dibagikan sembarangan," imbau Farhan.
Ia menyarankan masyarakat untuk senantiasa memperbarui perangkat dengan sistem operasi yang baru. [Antara]
Berita Terkait
-
Privasi Jobseeker Dipertaruhkan: Apa Urgensi Perusahaan Minta Data Pribadi?
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?
-
Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti
-
Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki