Langkah ini diperlukan untuk proses downgrade Android 13. Pengguna harus mengunduh Factory Image yang benar untuk perangkat.
Pengguna dapat mengambilnya dari situs hosting Factory Image OTA Google.
Pengguna perlu menambahkan file ini dan melakukan unzip isinya ke dalam folder platform-tools untuk akses selanjutnya.
Penting diingat, jangan mengekstrak ke dalam sub-folder internal, cukup ekstrak semua file ke dalam folder platform-tool utama.
4. Boot ke bootloader perangkat
Cara paling sederhana untuk melakukan cara ini adalah menghubungkan perangkat ke PC Windows dan membuka folder platform-tools lalu ketik "cmd" ke bilah alamat pengelola file.
Perintah ini akan membuka jendela Command Prompt. Setelahnya, ketikkan perintah "adb reboot bootloader" untuk memulai adb daemon.
Perangkat Pixel sekarang akan dimuat ke dalam bootloader.
Alternatif lainnya, pengguna dapat menekan dan menahan tombol Power dan tombol volume bawah sampai muncul logo Android.
Baca Juga: Cara Mengosongkan Penyimpanan Google Drive yang Hampir Penuh
Kemudian tekan dan tahan tombol Power serta tombol volume atas sebentar sebelum melepaskan tombol volume atas.
Gunakan tombol volume atas dan bawah untuk memilih opsi "enter fastboot."
5. Buka kunci bootloader
Membuka kunci bootloader diperlukan untuk proses flashing. Saat menggunakan antarmuka baris perintah, masukkan perintah "fastboot flashing unlock".
Pengguna akan melihat pesan yang memperingatkan bahwa membuka kunci bootloader dapat menyebabkan ketidakstabilan perangkat.
Gunakan tombol volume, pilih opsi Unlock the bootloader, dan konfirmasi pilihan dengan menekan tombol Power.
Mulai ulang perangkat Pixel karena proses ini akan menghapus data smartphone.
Pengguna juga perlu melewati proses startup perangkat untuk mengaktifkan kembali USB Debugging sebagai persiapan untuk langkah berikutnya.
Setelah pengguna melakukannya, pastikan smartphone tersambung ke PC dan pengguna harus masukkan bootloader di perangkat dengan perintah "adb reboot bootloader".
6. Masukkan perintah flash
Setelah semua Factory Image diekstraksi ke folder platform-tools, pengguna dapat menjalankan perintah dengan jendela Command Prompt atau PowerShell yang terbuka "flash-all".
Smartphone akan memulai proses penurunan versi Android 13 Beta kembali ke Android 12 yang akan memakan waktu beberapa menit.
Biarkan jendela Command Prompt terbuka dan ketika proses selesai, pengguna akan melihat notifikasi penyelesaian.
7. Akses Android Flash Tool
Metode yang sedikit lebih mudah untuk menurunkan versi perangkat adalah dengan menggunakan Android Flash Tool Google.
Hubungkan smartphone Pixel ke komputer melalui kabel USB-C dan buka halaman firmware khusus untuk perangkat spesifik pengguna.
Smartphone yang memenuhi syarat adalah Pixel 4, Pixel 4 XL, Pixel 4a, Pixel 4a 5G, Pixel 5, Pixel 5a 5G, Pixel 6, dan Pixel 6 Pro.
Temukan build yang tepat dan klik tautan Flash di samping build Version. Klik Get Started untuk memberikan akses ADB.
Setelah itu, klik tombol Add a new device. Pilih perangkat pengguna dan periksa kembali software build yang ingin pengguna instal.
Klik Install lalu pilih opsi I accept ketika kotak dialog Perjanjian Lisensi muncul.
Proses instalasi ini membutuhkan waktu beberapa menit untuk menginstal. Pastikan perangkat terhubung dengan aman dan tidak terputus selama proses ini.
Setelahnya, pengguna akan melihat pesan yang mengonfirmasi bahwa perangkat lunak smartphone berhasil diperbarui dan Pixel harus boot ke perangkat lunak yang telah dipilih.
8. Nyalakan ulang perangkat
Pengguna sekarang dapat memutus sambungan perangkat dan melakukan boot ulang. Sekarang, perangkat pengguna akan dimuat ke dalam proses penyiapan perangkat.
Meskipun pengguna mungkin tidak nyaman dengan Android 13 Beta dan ingin kembali menggunakan versi sebelumnya, proses ini tetap memiliki risiko keamanan dan potensi masalah lebih lanjut
Berita Terkait
-
Mesin Pencarian OneSearch, Privat dan Proteksi Ekstra Enkripsi
-
Pengguna Gadget Bisa Masuk Tanpa Kata Sandi? Apple, Google, dan Microsoft Berikan Solusi Terbaru
-
Kalahkan Safari Apple, Microsoft Edge Jadi Browser Desktop Terpopuler Kedua di Dunia
-
6 Alasan Mesin Pencari Yandex Lebih Baik dibanding Google
-
Google Rilis Emoji Hitam Putih, Nostaliga HP Jadul
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G