Suara.com - Para ahli Kaspersky menemukan kampanye malware bertarget yang cukup spesifik.
Pakar Kaspersky telah mendeteksi kampanye malware bertarget yang menggunakan teknik unik,
menyembunyikan malware "tanpa file" di dalam Windows event logs.
Infeksi awal sistem dilakukan melalui modul penetes dari arsip yang diunduh oleh korban.
Penyerang menggunakan berbagai pembungkus anti-deteksi yang tak tertandingi untuk menjaga agar Trojan tahap terakhir tidak terlalu terlihat jelas.
Untuk menghindari deteksi lebih lanjut, beberapa modul ditandatangani dengan sertifikat digital.
Penyerang menggunakan dua jenis Trojan untuk tahap terakhir. Digunakan untuk mendapatkan akses lebih lanjut ke sistem, perintah dari server kontrol dikirimkan dalam dua cara, yakni melalui komunikasi jaringan HTTP dan menggunakan pipa bernama.
Beberapa versi Trojan berhasil menggunakan sistem perintah yang berisi puluhan perintah dari C2.
Kampanye ini juga menyertakan alat uji penetrasi komersial, yaitu SilentBreak dan CobaltStrike.
Ini menggabungkan teknik terkenal dengan decryptors yang disesuaikan dan penggunaan Windows event logs pertama yang diamati untuk menyembunyikan shellcode ke sistem.
Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Akun Bodong Bank di Media Sosial
Denis Legezo, peneliti keamanan utama di Kaspersky, melihat penjahat siber menyimpan dan kemudian mengeksekusi shellcode terenkripsi dari Windows event logs.
"Pentingnya tetap waspada terhadap ancaman yang dapat membuat Anda lengah. Perlu menambahkan teknik event logs ke bagian 'antisipasi pertahanan' matriks MITER ke dalam bagian 'hide artifacts'," katanya dalam keterangan resminya, Minggu (22/5/2022).
Berita Terkait
-
Usai Jerman, Italia Batasi Penggunaan Antivirus Kaspersky dari Rusia
-
33 Kerentanan Ditemukan dalam Transfer Data Telehealth, Waduh!
-
Tips Tetap Aman Secara Digital saat Bekerja dengan Freelancer
-
Industri Manufaktur Jadi Incaran Utama Penjahat Siber Global
-
Bahaya, Peneliti Sebut 43% Bisnis Tidak Melindungi Rangkaian IoT Mereka
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
5 HP dengan Kamera Anti Goyang untuk Ngonten Lebaran, Hanya Rp2 Jutaan
-
Akun Gedung Putih Pakai Game Buat Propaganda Perang, Aktor Master Chief Tak Terima
-
Aturan Baru Komdigi 2026: Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Akses Media Sosial
-
Saingi Red Magic 11 Pro, Redmi K90 Ultra Usung Layar 165 Hz dan Kipas Pendingin Aktif
-
5 Rekomendasi Smartband dengan Fitur Sleep Tracker Terbaik 2026, Pantau Kualitas Tidur Lebih Mudah
-
8 HP Kamera Terbaik dari yang Termurah hingga Flagship, Mulai Rp1 Jutaan
-
22 Kode Redeem FF 10 Maret 2026: Klaim Skin SG2, Bundle Joker V2, dan Evo Gun
-
Spesifikasi Vivo V70 FE: HP Midrange dengan Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Maret 2026, Klaim Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis Siang Ini
-
5 Rekomendasi HP Xiaomi yang Ada Stabilizer Video, Bikin Konten Makin Mulus Tanpa Goyang