Suara.com - Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Andre Rahadian mengatakan kondisi polarisasi yang tercipta saat ini di masyarakat semakin diperlebar dengan adanya pandemi dan revolusi digital.
Kondisi itu mendorong Iluni UI untuk turut hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui gerakan Kohesi Kebangsaan. Gerakan ini telah dijalankan sejak 28 Oktober 2021 lalu, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda.
“Kita melihat adanya berita bohong, saling tuding antarmereka yang berbeda pendapat di dunia maya, ujaran kebencian, labeling, framing, perilaku doxing, dan banyak lagi perilaku yang mencerai-beraikan persatuan bangsa,” kata Andre seperti dilansir dari Antara, Senin (13/6/2022).
Sejak saat itu, Iluni UI telah mengadakan berbagai diskusi dan audiensi bersama para tokoh alumni UI untuk mencari solusi atas permasalahan polarisasi bangsa.
“Kami mencoba berperan sebagai jembatan dan konektor yang menghubungkan lintas elemen, sesuai dengan semangat titik temu, sinergi temu, dan hasil temu Iluni UI. Upaya menjalin sinergi ini kami lakukan dengan mengadakan berbagai audiensi," katanya.
Ke depan, menurut Andre, gerakan Kohesi Kebangsaan dikokohkan dalam Lembaga Forum Diskusi Salemba Iluni UI untuk mengawal isu kebangsaan dan menjaga keindonesiaan.
Anggota DPR dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan UI dan alumni UI telah berperan dan menentukan jalannya sejarah kebangkitan bangsa seperti pada tahun 1908, 1928, 1945, 1966, dan 1998.
Eddy berpendapat saat ini Indonesia sedang berada pada kondisi untuk mencoba bangkit kembali dari pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.
“Seperti kata Konfusius, kejayaan terbesar itu bukan tidak pernah jatuh tapi bagaimana kita bangkit setiap kali kita jatuh. Kita sudah paham apa makna dari kebangkitan itu. Saya yakin kita semua sebagai alumni UI semangat untuk menuju kebangkitan,” kata Eddy lagi.
Sementara Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Arsul Sani mendorong agar ada koalisi alumni UI di parlemen yang dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dan negara ke depan.
“Mudah-mudahan nanti bisa terbentuk koalisi alumni UI parlemen. Di sektor-sektor lainnya yang ini akan lebih menguatkan,” kata Arsul. [Antara
Berita Terkait
-
Boni Hargens: Siapapun yang Jadi Ketum ILUNI UI, Harus Perkuat UI, Alumni dan Bangsa
-
Peringkat Daya Saing Indonesia Ambruk, Turun ke Posisi 40
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Polarisasi Politik: Apa Dampaknya pada Stabilitas Pemerintahan?
-
Mungkinkah Empati Bertahan di Tengah Gempuran Polarisasi Sosial?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Lancar Buat Edit Canva dan Capcut
-
Siap Masuk ke Indonesia, Skor AnTuTu iQOO 15R Tembus 3,5 Juta Poin
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
61 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 27 Januari: Klaim Diamond, Token Jujutsu, dan Emote Cursed