Suara.com - Epic Games akhirnya terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lingkup privat.
Nama Epic Games pun sudah terdaftar di situs PSE Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Berdasarkan pantauan Suara.com, Minggu (14/8/2022), Epic Games Store (store.epicgames.com) didaftarkan oleh Epic Games International S.A R.L., Bertrange, Root Branch per 9 Agustus 2022.
Situs Epic Games pun kini sudah bisa dikunjungi, berbeda dari sebelumnya yang masih diblokir Kominfo.
Pengguna bisa membeli beberapa game populer seperti Fall Guys hingga Fortnite.
Platform distribusi game lain seperti Steam pun terpantau sudah mendaftar sebagai PSE lingkup privat.
Situs steampowered.com kini sudah didaftarkan Valve Corporation, bersama game lain seperti COUNTER-STRIKE: GLOBAL OFFENSIVE (CS:GO) dan Dota 2 per 11 Agustus 2022.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika telah meminta Epic Games untuk mendaftarkan platformnya sebagai PSE yang beroperasi di Indonesia.
Maka, Epic Games tak lagi diblokir dan bisa diakses.
Baca Juga: Ketok Palu, Kominfo Pastikan ASO Tahap Terakhir Tetap 2 November 2022
"Kami meminta Epic Games untuk segera mendaftar, mungkin mereka belum tahu karena berada di luar negeri. Persyaratan pendaftarannya cukup ringan, dilakukan secara online, dengan kewajiban-kewajiban termasuk perlindungan data pribadi pengguna. Jika mengalami kendala teknis, kami siap membantu, kalau mereka berkehendak untuk mendaftar," kata Plate di Jakarta, Jumat (5/8/2022).
Bahkan Kominfo juga melakukan koordinasi dengan kedutaan besar negara terkait di mana kantor pusat PSE tersebut berada.
Ia menyebutkan, kerja sama tersebut berlangsung dengan baik dan kooperatif, sehingga komunikasi dengan platform tersebut telah terbuka dan terjalin.
"Mudah-mudahan pendaftarannya bisa segera dilakukan, sehingga pengaktifan kembali atau pembukaan blokirnya bisa dilakukan dengan cepat. Namun, jika tidak dilakukan, maka (sesuai) amanat undang-undang, ya, (aksesnya) tidak boleh dibuka," tuturnya.
Berita Terkait
-
KSP: Aturan PSE Lingkup Privat Upaya Ciptakan Ruang Digital Aman
-
Menkominfo Minta Epic Games Segera Daftar PSE Lingkup Privat
-
Alasan PSE Penting untuk Lindungi Konsumen dan Maksimalkan Pungutan Pajak
-
Pemerintah Jamin Perlindungan Data Pribadi Sembari Menanti RUU PDP Jadi Undang-undang
-
Epic Games Jadi Brand Gaming Paling Populer di Dunia
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB
-
Pesaing MacBook, Microsoft Surface Laptop 2026 Meluncur dengan Fitur AI
-
Sharp Rilis Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
-
Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman
-
4 HP Motorola RAM 8 GB dan Baterai Awet Seharian, Termurah Mulai Rp2 Jutaan
-
21 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Mei 2026: Bocoran TOTS Rilis, Sikat Icon Marco Van Basten
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
29 Kode Redeem FF Terbaru 21 Mei 2026: Sikat Habis M82B Golden dan Skin Katana Keren