Suara.com - Telegram merilis update, di mana pengguna dapat membuat dan mengunggah custom emoji packs, menggunakan custom emoji yang interaktif dalam obrolan individu.
Selain itu, memberi langganan prabayar Telegram Premium kepada teman dan keluarga, serta mempertahankan kontrol akan interaksi-interaksi yang dialaminya secara daring dengan membatasi pesan suara.
Semua ini dalam memperingati ulang tahun Telegram yang ke-9.
Bermula dari hasil kompetisi pengembang aplikasi Android, keamanan dan kreativitas merupakan dua aspek yang dijunjung tinggi Telegram sejak awal aplikasi dikembangkan.
Pembicaraan Rahasia atau Secret Chats dan pengatur waktu yang dapat menghapuskan diri (Self-Destruct Chats), merupakan fitur-fitur yang mendefinisikan Telegram sejak awal, dan koding untuk aplikasi Telegram sudah open source sejak 2013.
Semenjak itu, Telegram terus menambahkan fitur-fitur keamanan dan memperluas ranah di mana pengembang dapat berkreasi dalam Telegram.
Kamu kini lebih bebas mengekspresikan diri mereka meski adanya batasan dari sistem daring.
1. Buat Emoji Khusus Buatanmu Melalui Custom Animated Emoji
Jika kesulitan dalam menemukan kata-kata yang tepat untuk menyampaikan isi hatimu saat chatting, kamu bisa menggunakan emoji yang sudah dianimasi dari Telegram.
Baca Juga: CEO Telegram Tegur Apple karena Menahan Pembaruan Tanpa Penjelasan
Jika kamu masih tidak bisa menemukan emoji yang tepat, kamu bisa membuat custom pack emoji sendiri pada platform emoji yang terbuka di Telegram.
Sebagai pengguna Telegram Premium, kamu dapat mengunggah custom packs dengan gaya yang unik.
Emoji-emoji tersebut bisa digunakan dalam chat dan juga caption untuk foto yang kamu kirimkan.
Pengguna premium mendapatkan akses kepada 10 paket emoji custom awal, yang berisi lebih dari 500 emoji Premium.
Semua pengguna, baik Premium atau tidak, dapat melihat emoji animasi apa pun di semua obrolan.
“Menambahkan emoji custom ke teks pesan apa pun hanyalah langkah pertama dari revolusi visual mendatang di Telegram. Dalam beberapa minggu, pengguna akan dapat menambahkan emoji khusus apa pun sebagai reaksi terhadap pesan dan menampilkan emoji sebagai status mereka saat ini di samping nama mereka,” kata Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G Lolos Sertifikasi: Pakai Chip Anyar Exynos dan RAM 12 GB
-
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Diprediksi Bawa Performa Kencang, Clock Speed 5,5 GHz
-
Fantastis, Segini Hadiah Aurora PH usai Juara M7 World Championship 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Januari: Raih Skin Gojo, Banner Jujutsu, dan Diamond
-
Turki Jadi Tuan Rumah MLBB M8 World Championship, Wild Card di Thailand
-
Film Super Mario Galaxy Rilis Lebih Cepat, Trailer Baru Ungkap Kehadiran Yoshi
-
Profil Aurora Light: 'Bro Cahyo' Menyala, Eks Pemain MPL ID Jadi Finals MVP M7 Mobile Legends
-
iQOO 15 Ultra Resmi Meluncur 4 Februari, Bawa Performa Gahar Kelas Monster
-
Harga Diprediksi Lebih Miring, Oppo Find X9s Bakal Bawa Dua Sensor 200 MP
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF