Suara.com - TikTok membantah kabar yang mengatakan ada kebocoran data miliaran pengguna media sosial asal Tiongkok tersebut. Dalam pengumuman yang diunggah di Twitter, perusahaan mengatakan tak ada bukti soal kabar kebocoran tersebut.
"TikTok mengutamakan privasi dan keamanan data pengguna. Tim keamanan kami telah meneliti klaim-klaim ini dan tak menemukan bukti ada sistem keamanan yang ditembus," terang TikTok pada Senin (5/9/2022).
Sebelumnya beberapa postingan di sejumlah forum hackermengklaim bahwa source code TikTok berhasil dipreteli oleh para peretas. Selain itu hacker juga mengklaim berhasil merampas data-data pribadi pengguna yang berjumlah miliaran.
Kepada Bloomberg UK, demikian dilansir dari The Verge, Selasa (6/9/2022), TikTok mengatakan bahwa source code yang diunggah ke forum peretas sama sekali berbeda dari milik perusahaan media sosial tersebut.
Klaim soal perampasan data-data TikTok itu beredar sejak pekan lalu. Peretas mengaku menguasai lebih dari 2 miliar data milik pengguna TikTok dan WeChat. Data-data itu, katanya, diambil dari server cloud yang sistem keamanannya rendah.
Para peretas sudah mengunggah sampel data ke forum. Tetapi beberapa peneliti mengatakan sampel data tersebut sebenarnya adalah data-data yang sebelumnya bisa diakses oleh publik dan karenanya kemungkinan besar bisa diakses tanpa perlu meretas sistem TikTok.
Sejumlah peneliti keamanan siber lain menduga bahwa data-data pengguna TikTok yang diklaim peretas tersebut bisa saja berasal dari pihak ketiga yang secara telaten mengumpulkan data-data pengguna TikTok dari sumber-sumber yang terbuka.
Adapun klaim peretas ini muncul hanya beberapa hari setelah Microsoft mengumumkan menemukan kerentanan dalam sistem keamanan aplikasi Android TikTok.
Tetapi Microsoft mengatakan kerentanan atau celah keamanan itu sudah ditutup kurang dari sebulan setelah pihaknya mengirim peringatan kepada TikTok pada Februari 2022. Belum diketahui apakah celah tersebut sempat dimanfaatkan oleh peretas atau tidak, sebelum ditutup.
Baca Juga: Tanggapan Kaspersky soal Dugaan Kebocoran Data TikTok
Berita Terkait
-
TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031
-
Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa
-
Tren Belanja Cepat Makin Mengubah Gaya Hidup Digital Masyarakat
-
Daftar HP OPPO Harga Rp1-2 Jutaan per Juli 2026, Ada yang Support NFC
-
Panduan Membersihkan Layar TV Led yang Benar, Jangan Pakai Sembarang Kain
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan, Andalan untuk Ojek Online hingga Pelajar
-
Gampang Banget, Begini Cara Bikin Caption Berbeda di Tiap Foto Carousel Instagram
-
3 HP Midrange Alternatif Samsung Galaxy A57, Fitur Canggih Harga Beda Tipis
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Juli 2026, Klaim Pemain OVR Tinggi dan Star Shards Gratis
-
5 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh Rp1 Jutaan, Awet Seharian untuk Gaming hingga Streaming