Suara.com - Setelah lebih dari 50 tahun, Grup Sennheiser mulai 2022 sekali lagi akan fokus sepenuhnya pada bisnis audio profesional.
“Kami dapat melihat kembali tahun keuangan yang sangat baik, dan pada waktu yang sama, telah meletakkan semua pondasi untuk masa depan yang sukses sebagai perusahaan audio profesional,” kata co-CEO Daniel Sennheiser.
“Meskipun industri pertunjukan pada awalnya tetap dipengaruhi oleh ketidakpastian di awal tahun, penting bagi kami untuk melangkah dengan percaya diri ke masa depan,” tambah co-CEO Andreas Sennheiser.
Hal ini ditandai dengan Grup Sennheiser berhasil menutup buku keuangan 2021, dengan menghasilkan penjualan sebesar 636,3 juta Euro dan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) sebesar 31,6 juta Euro.
Sennheiser mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 62,8 juta Euro, dalam satu tahun yang terus dipengaruhi oleh dampak pandemi global dan melalui reposisi perusahaan.
Dengan unit bisnis Pro Audio, Komunikasi Bisnis, dan Neumann, divisi Profesional mencapai penjualan sebesar 371,4 juta Euro, mewakili pertumbuhan 20,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan didorong oleh kemajuan dalam industri acara dan musik, pertumbuhan bisnis yang kuat dengan produk studio Neumann.
Selain itu, peningkatan permintaan akan solusi pertemuan profesional karena format kerja dan pembelajaran hybrid yang baru muncul di area Komunikasi Bisnis.
Divisi Consumer Electronics mencapai penjualan sebesar 264,9 juta Euro, hanya sedikit di bawah level tahun sebelumnya.
Di area Komunikasi Bisnis, Sennheiser akan memperluas portofolio solusi audio untuk ruang pertemuan universitas dan perusahaan di masa mendatang.
Tujuannya adalah untuk menyediakan solusi audio dengan produk Sennheiser di sebagian besar ruang kelas dan ruang pertemuan di universitas dan perusahaan yang sudah mendunia.
Di segmen Pro Audio, spesialis audio ini berencana untuk terus menarik perhatian penggunanya yang berkecimpung di dunia bisnis pertunjukan live dan penyiaran dengan solusi audio yang andal dan kualitas suara kelas satu.
Secara khusus, Sennheiser melihat peluang pertumbuhan bisnis yang cepat di pasar untuk aplikasi semi-profesional, seperti audio-for-video.
Neumann turut menikmati kesuksesan besar, terutama pada 2021. Dengan produk legendarisnya, menjadikan Neumann salah satu merek paling terkenal di dunia untuk solusi audio berkualitas studio.
Area bisnis ini akan diperluas di masa depan dengan fokus yang kuat pada alur kerja digital dan solusi perangkat lunak dan layanan yang semakin disempurnakan.
Berita Terkait
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Di Bawah Rp1 Juta, FiiO EH13 Punya Fitur yang Ada di Headphone Rp2 Jutaan!
-
Tak Perlu Putus-Sambung Bluetooth, Headphone Vivo Dukung 3 Gadget Sekaligus
-
REDMI Headphones Neo Resmi Hadir:Harga Murah dengan ANC 42 dB dan Baterai 72 Jam
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D