Suara.com - Youtube pada pekan ini mengumumkan akan mulai membagi hasil pendapatan dari iklan di Shorts mulai awal 2023 mendatang. Dengan itu maka para kreator video pendek di Youtube Shorts akan semakin cuan.
Meski demikian, akan ada beberapa syarat akan bisa mengikuti program bagi pendapatan yang dinamai Youtube Partner Program ini. Berikut adalah syarat-syarat terima pembagian hasil iklan Youtube Shorts:
- Subscriber
Kreator Shorts harus memiliki setidaknya 1000 subscriber di channel atau akunnya. - Views
Kreator harus sudah mendulang minimal 10 juta views di Shorts selama 90 hari terakhir. - Jam pemutaran
Konten-konten di dalam akun Shorts, harus sudah mendulang minimal 4000 jam pemutaran dalam 12 bulan terakhir.
Demikianlah tiga syarat untuk menerima pembagian hasil iklan Youtube Shorts. Jika kreator Shorts sudah memenuhi tiga syarat ini, maka ia bisa mengajukan diri untuk mendaftar di Youtube Partner Program.
Sebelumnya Kepala Bidang Pengembangan Produk Youtube, Neal Mahon mengklaim bahwa Youtube Shorts adalah platform video pendek yang benar-benar melakukan bagi hasil iklan dengan kreator.
"Untuk pertama kalinya ada program bagi hasil yang sesungguhnya dalam platform video pendek," kata Mahon seperti dilansir dari Engadget, Rabu (21/9/2022).
Mahon mengatakan Youtube akan memberikan 45 persen pendapatan iklan kepada pemilik video, meski pemilik video menggunakan musik berlisensi yang disediakan oleh Youtube di Shorts.
Seperti TikTok, iklan pada Shorts muncul di sela-sela video para pengguna. Pendapatan yang diperoleh dari iklan tersebut, sebagian akan menjadi jatah pemilik video.
Sebelum program bagi hasil iklan ini diumumkan, Youtube sudah menggelontorkan dana sebesar 100 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,5 triliun untuk insentif bagi para kreator video di Shorts.
Program bagi hasil iklan untuk kreator Shorts ini akan digelar Youtube mulai awal tahun depan. Meski demikian waktu pastinya belum diketahui.
Baca Juga: Kreator Youtube Shorts Akan Lebih Cuan Mulai Tahun Depan
Berita Terkait
-
Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Tolak Larangan Akses Anak, Dorong Keamanan Digital Berbasis AI
-
Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari
-
Baim Wong Buka-bukaan Pernah Bangkrut Sampai Tak Bisa Bayar KPR, Uang Tabungan Belasan Tahun Ludes!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air