Suara.com - Elon Musk terlibat pertengkaran dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy setelah pemilik Tesla dan SpaceX itu menggelar jajak pendapat kontroversial di Twitter yang dinilai mendukung invasi Rusia.
Musk menawarkan menawarkan solusi damai untuk konflik Rusia-Ukraina di Twitter pada Senin (4/10/2022). Ada empat poin dalam solusinya.
Pertama, menggelar referendum ulang yang diawasi PBB di empat daerah yang sudah dicaplok Rusia dari Ukraina; kedua Krimea jadi milik Rusia; ketiga Ukraina menjami pasokan air ke Krimea; dan Ukraina tetap netral- tidak bergabung dengan blok pertahanan Barat maupun Rusia.
Sebagai pamungkas, Musk meminta para pengguna Twitter untuk mengeklik setuju atau tidak setuju dengan tawarannya tersebut.
Saat Suara.com mengikuti jajak pendapat tersebut, hampir 62 persen dari sekitar 1,9 juta peserta jajak pendapat tidak sepakat dengan tawaran Musk itu.
Salah satu yang paling keras menentang adalah Presiden Zelenskiy.
"@elonmusk mana yang lebih kalian suka?" Zelenskiy juga menggelar jajak pendapat dengan dua opsi jawaban. Pertama, yang menduung Ukraina atau kedua yang mendukung Rusia.
Jajak pendapat Zelenskiy, yang sudah diikuti oleh lebih dari 1,3 juta pengguna Twitter lebih menyukai Elon Musk yang mendukung Ukraina (lebih dari 82 persen).
Musk sendiri dianggap sebagai pahlawan oleh Ukraina karena di awal-awal invasi Rusia, ia menyediakan akses internet lewat layanan Starlink ke negara tersebut.
Baca Juga: Twitter Resmi Merilis Fitur Tombol Edit, Perhatikan Syaratnya
Bukan cuma Zelenskiy, Presiden Lithuania yang negaranya berdekatan dengan Rusia juga mengecam Musk dan jajak pendapat kontroversialnya itu.
"Dear @elonmusk, kalau ada orang mencuri ban mobil Tesla kamu, mereka tetap bukan pemilik sah dari ban itu," tulis Presiden Gitanas Nauseda di Twitter.
Reaksi lain bahkan lebih cadas.
"Enyahlah, itu balasan diplomatik saya untuk Anda @elonmusk," balas Duta Besar Ukraina untuk Jerman, Andriy Melnyk.
Tetapi Musk, dalam bagian lain Tweet-nya, menegaskan bahwa ia masih mendukung Ukraina. Ia menyebut bahwa SpaceX sudah menghabiskan sekitar 80 juta dolar AS untuk menyediakan akses internet di Ukraina lewat Starlink.
Berita Terkait
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?