Suara.com - Telkomsel terus berupaya membuka peluang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat Go Digital.
Sehingga UMKM tersebut dapat lebih berdaya dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset ekosistem digital Telkomsel.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari roadmap Telkomsel, dalam mendukung realisasi target pemerintah untuk mendorong 30 juta pelaku UMKM Indonesia untuk Go Digital pada 2024.
Vice President Area Account Management Telkomsel Samuel Pasaribu mengatakan pada saat Kickoff “Pahlawan Digital UMKM 2022", saat ini ada 20 juta yang sudah go digital.
Artinya, dia menambahkan, masih banyak pelaku UMKM yang perlu berkolaborasi untuk mulai melakukan transformasi digital agar dapat adaptif pada perubahan.
"Inilah dasar bagi Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang mampu menjadi solusi komprehensif bagi sektor UMKM dalam memenuhi berbagai kebutuhan secara digital, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi inovator digital Tanah Air dalam memfasilitasi UMKM agar dapat naik kelas dengan digital, bahkan dapat go international,” jelasnya.
Salah satu aset ekosistem digital yang dipaparkan melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise dan telah menyokong transformasi digital bagi pelaku UMKM Tanah Air yaitu platform 99% Usahaku.
Platform tersebut hadir sebagai end-to-end solution dalam mendukung UMKM untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi.
Telkomsel turut berkolaborasi dengan puluhan inovator digital guna memperkuat lima pilar 99% Usahaku.
Baca Juga: Telkomsel Siap Ikuti Tahap Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,1GHz
Kolaborasi tersebut meliputi Alami Sharia, Koinworks, dan Indodana untuk akses pembiayaan UMKM.
Kemudian untuk akses pemasok Telkomsel berkolaborasi dengan Evermos dan Ecodoe.
Selanjutnya, dalam menghadirkan solusi bisnis dan enabler bagi UMKM, Telkomsel berkolaborasi dengan Artaka, Jarvis Store, dan Pawoon.
Lalu untuk meningkatkan kapabilitas UMKM melalui pilar inspirasiku, Telkomsel berkolaborasi dengan Kuncie.
“Telkomsel akan terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yang lebih luas lagi untuk mengoptimalkan pengembangan aset ekosistem digital yang dimiliki," pungkas Samuel dalam keterangan resminya, Kamis (6/10/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut