Tekno / Internet
Senin, 10 Oktober 2022 | 19:00 WIB
Ilustrasi WhatApp. (Freepik)

"Backdoor yang ditanam memungkinkan pemerintah, penegak hukum, dan peretas untuk menghindari enkripsi dan langkah-langkah keamanan lainnya," tuduh Durov.

Load More