Suara.com - Perusahaan keamanan siber Surfshark mengungkapkan kalau sejumlah 1,04 juta akun mengalami kebocoran data di Indonesia selama kuartal dua (Q2) 2022. Angka ini naik 143 persen dari Q1 2022 sebelumnya.
Menurut Surfshark, terdapat tiga akun yang mengalami kebocoran data di Indonesia pada setiap menitnya selama periode Januari–Maret 2022. Kemudian di April–Juni 2022, jumlah tersebut meningkat menjadi delapan akun per menit.
Pakar keamanan siber Johan Wijaya Kusuma mengatakan, ada beberapa cara yang dapat masyarakat lakukan untuk menjaga keamanan data. Cara pertama menjaga keamanan data yakni secara rutin mengganti password.
Kedua, masyarakat perlu menghindari situs tidak jelas yang berpotensi menjadi situs phising. Ketiga yakni menghindari menggunakan wifi dan komputer umum untuk mengakses situs dengan informasi sensitif seperti e-banking.
Keempat yakni masyarakat perlu waspada terhadap email atau pesan yang berisi permintaan data pribadi pengguna. Johan menilai meskipun terlihat mudah, terkadang masih saja ada pihak yang menjadi korban.
"Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data pribadi ketika di internet perlu untuk ditingkatkan," kata Johan dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
Sementara itu Director of External Affairs Kredivo, Andy N. Gultom menyatakan, peran masyarakat dalam menjaga data pribadi menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan ekosistem digital yang kondusif. Terlebih adopsi layanan digital di Indonesia pun terus tumbuh signifikan.
"Kali ini, Kredivo menyasar kalangan mahasiswa di Palembang yang merupakan bagian dari generasi digital native, agar mereka paham urgensi dalam menjaga keamanan data pribadi ketika berinteraksi atau bertransaksi di dunia digital," ungkapnya.
"Kami juga berharap bahwa sebagai agent of change, mahasiswa dapat mendorong peningkatan literasi digital di masyarakat, khususnya terkait keamanan data pribadi," jelas dia.
Baca Juga: Sejumlah Situs Kampus di Jogja Diretas, UGM Salah Satunya
Berita Terkait
-
Banyak Peretas, OJK Perketat Aturan Keamanan Digital di BPR
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Waspada Ancaman Digital: Kenali dan Atasi Virus Komputer
-
Kejahatan Siber Serang Industri Pasar Modal, OJK Minta Jaga Data Pribadi
-
Cicilan HP ShopeePayLater vs Kredivo, Mana yang Lebih Murah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya