Suara.com - Sebuah utas di Twitter yang menuding adanya pungutan liar atau pungli perpanjangan SIM A di Polres Depok, Jawa Barat viral pada Selasa (6/12/2022).
Utas itu ditulis dan dibagikan oleh pengguna Twitter @disinisadat pada Senin pagi (5/12/2022). Ia bercerita tentang pungli saat akan mengurus perpanjangan SIM A di Polres Depok.
Suara.com sudah meminta izin akun @disinisadat untuk mengutip cuitannya dan meminta konfirmasi ke Polda Metro Jaya terkait keluhan ini.
"Biaya perpanjang SIM: Katanya vs Realitanya (meski ngurus sendiri tanpa calo). Izin lapor bapak @ListyoSigitP," cuit Sadat, membuka kisahnya di Twitter sembari menyebut akun resmi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia bercerita dimintai uang hingga Rp 255.000 untuk mengurus perpanjangan SIM A di Polres Depok. Biaya itu mencakup ongkos tes psikologi sebesar Rp 60.000 dan Rp 170.000 untuk biaya perpanjangan SIM. Sebelumnya dia juga dimintai Rp 25.000 untuk tes kesehatan.
Ia bersedia membayar saat dimintai ongkos tes kesehatan dan tes psikologi, tetapi ketiga petugas polisi meminta Rp 170.000 saat menyerahkan berkas, Sadat menolak.
"Mbak, itu tadi saya cek, baca-baca enggak sampai Rp 170.000. Itu biaya resmi kan?" tanya Sadat ke petugas perempuan yang melayani perpanjangan SIM di Polres Depok.
Ia merekam percakapan tersebut menggunakan kameranya dan mengaku sudah meminta izin kepada petugas untuk mengambil video.
Karena menolak membayar, Sadat lalu diminta polisi untuk masuk ke dalam ruangan. Di dalam ruangan, seorang petugas polisi menjelaskan rincian dari ongkos Rp 170.000 itu.
Baca Juga: Awas Pungli, Ini Biaya Perpanjangan SIM A, SIM B, SIM C, SIM D, Internasional Terbaru 2022
Petugas itu menjelaskan bahwa biaya resmi perpanjangan SIM A adalah Rp 80.000; lalu asuransi sebesar Rp 50.000 dan sertifikasi Rp 40.000. Belakangan petugas yang sama menambahkan bahwa biaya sertifikasi tidak wajib dibayar.
Tak lama kemudian Sadat mengaku didatangi seorang petugas lain, yang meminta dia menghapus rekaman. Petugas perempuan yang tadi menerima berkasnya juga memaksa untuk menghapus rekaman.
Sadat kemudian menghapus rekaman video tersebut dan para petugas ikut memeriksa ponselnya untuk memastikan rekaman sudah dihapus.
"Setelah menghapus rekaman, gue ambil berkas terus cabut dari situ," keluh Sadat yang membatalkan niatnya untuk memperpanjang SIM A.
Menggunakan aplikasi tertentu ia mengembalikan rekaman yang sudah dihapus dari ponselnya, dan mengunggahnya ke Twitter.
Hingga berita ini ditayangkan, cuitan Sadat tentang perpanjangan SIM A di Polres Depok itu sudah di-retweet lebih dari 3.500 kali dan disukai lebih dari 7.500 kali.
Biaya perpanjangan SIM A sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016. Di dalamnya disebutkan bahwa ongkos perpanjangan SIM A sebesar Rp 80.000. Meski demikian, pemohon masih harus membayar biaya asuransi dan tes kesehatan sebesar Rp 25.000 dan asuransi sekitar Rp 30.000.
Berita Terkait
-
Jadi Korban Pungli saat Perpanjang SIM di Polres Metro Depok, Warganet: Izin Lapor Bapak Kapolri
-
Kesaksian Hendra Kurniawan, Kapolri Tanya Satu Hal ke Ferdy Sambo: Kamu Nembak Gak, Mbo?
-
Ferdy Sambo Tegaskan Tak Ikut Tembak Brigadir J, Begini Kata Suami Putri Candrawathi ke Kapolri
-
Pengakuan Ferdy Sambo di Depan Kapolri: Kalau Saya Tembak Yosua, Pasti Pecah Kepalanya
-
Awas Pungli, Ini Biaya Perpanjangan SIM A, SIM B, SIM C, SIM D, Internasional Terbaru 2022
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah