Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat terkait adanya bibit siklon tropis 90S yang muncul di sekitar Laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Terdapat bibit siklon tropis 90S tumbuh di sekitar Laut Timor yang berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi ketika dikonfirmasi di Kupang, Rabu (21/12/2022).
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini cuaca di wilayah NTT yang berlaku selama 21-23 Desember.
Agung menjelaskan berdasarkan analisis pemodelan cuaca hingga 72 jam ke depan, menunjukkan sistem ini akan terus bertahan dengan tumbuh secara perlahan.
Potensi bibit siklon tropis 90S untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam , kata dia, masih rendah seiring pergerakannya ke arah tenggara-selatan. menjauhi wilayah Indonesia.
Agung menjelaskan dampak tidak langsung kemunculan bibit siklon terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT berupa hujan sedang hingga deras yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Oleh karena itu, masyarakat di NTT perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan dan angin yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan sambaran petir.
"Waspadai melintasi jalanan yang licin dan juga pohon-pohon rapuh yang mudah tumbang dan dapat mengancam keselamatan warga sekitar," katanya.
Agung mengatakan, masyarakat yang bermukim di daerah topografi curam atau tebing agar lebih waspada terhadap potensi longsor dan banjir bandang saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang.
Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 96B Ganggu Penerbangan di Aceh
"Langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air atau got, memangkas pohon yang rapuh, dan lainnya penting dilakukan untuk meminimalisir resiko dampak cuaca," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
-
Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026
-
Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah
-
Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter
-
Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat
-
Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit
-
Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN
-
AI Mengubah Dunia Kerja, Karyawan Tak Cukup Lagi Hanya Andalkan Pengalaman
-
Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen