Suara.com - Apple meluncurkan seri iPhone dan Watch 8 terbarunya dengan kemampuan mengirim panggilan otomatis ke layanan darurat (fitur Emergency SOS) saat perangkat berhenti tiba-tiba, biasanya akibat kecelakaan mobil.
Fitur tersebut sekarang menjadi bumerang, karena salah satu kota ski di Colorado, Amerika Serikat (AS) mengirimkan 71 notifikasi kecelakaan, sebagaimana dilaporkan The Colorado Sun dikutip GSM Arena, Rabu (28/12/2022).
Menurut Pusat 911 Summit County, tidak satu pun dari panggilan otomatis ini yang darurat - pemain ski tiba-tiba berhenti di lereng tanpa memerlukan perhatian medis.
Fitur “crash detection” dan “fall detection” pada seri iPhone 14 secara otomatis memanggil 911.
Emergency center kemudian memanggil kembali telepon tersebut dan jika penelepon tidak mengangkatnya, secara teori, mereka telah terlibat dalam kecelakaan, artinya kendaraan darurat harus dikirim.
Menurut Trina Dummer, direktur interim pusat Summit County 911, panggilan telepon ini melibatkan "sumber daya yang sangat besar, dari operator hingga deputi hingga petugas patroli ski", tetapi tidak satu pun dari panggilan tersebut yang merupakan peristiwa darurat yang sebenarnya.
Dispatcher menerjunkan panggilan otomatis ini di bukit dan lereng bersalju, yang berarti mereka dialihkan dari keadaan darurat sebenarnya yang dapat menyelamatkan nyawa seseorang.
Operator dari Grand County, Vail Police Department dan Pitkin County masing-masing menerima sekitar 20 panggilan otomatis per hari.
Mereka mencoba menelepon kembali masing-masing, tetapi seringkali pemain ski meletakkan ponsel mereka jauh di dalam saku pakaian berlapis-lapis mereka dan tidak dapat menjawab, mengirim pekerja darurat ke lokasi iPhone terakhir yang diketahui.
Baca Juga: 47 iPhone dan HP Android Ini Tidak Bisa Gunakan WhatsApp Mulai 31 Desember 2022
Petugas penyelamat jarang menolak permintaan bantuan karena mereka tidak dapat membedakan mana yang darurat sesungguhnya atau "panggilan palsu".
Sheriff Grand County Brett Schroetlin, mengatakan Apple telah menanggapi pengiriman pengawas, mengungkapkan bahwa pihaknya mengetahui konflik antara pemain ski dan teknologi pendeteksi kecelakaan, dan tim di Cupertino sedang mengerjakan perbaikan.
Berita Terkait
-
Cara Tethering dari iPhone, Mudah dan Sangat Berguna Saat Darurat
-
Fitur Deteksi Kecelakaan Mobil Apple Tingkatkan Laporan Alarm Palsu
-
Tidak Satu, Samsung Rilis 2 Iklan Pamer Galaxy Z Flip4 dan Ejek iPhone Lipat Apple
-
Cara Restart iPhone Paling Aman untuk Semua Seri
-
Bos Xiaomi Akui iPhone Apple Jadi Pesaing dan Standar Industri Ponsel
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
6 Rekomendasi Laptop yang Bisa Jadi Tablet dan Touchscreen, Multitasking Lancar Jaya!
-
5 Tablet Murah Terbaru Rilis 2026, Spek Ngebut Cocok untuk Pelajar
-
15 HP Samsung Tak Akan Terima Update One UI 8.5: Ada Seri S dan A Lawas
-
Mengenal Fitur Itel A100 4G, HP Murah Sejutaan Tangguh Mirip OnePlus 15
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Hearth Test 3 Maret 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Februari: Ada Sukuna dan Emote Serangan Cinta
-
Konami Bagi-bagi Hadiah Gratis Yu-Gi-Oh! Master Duel Edisi 4 Tahun, Ini Daftarnya
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai