Dia mengidentifikasi biaya data seluler yang lebih tinggi sebagai angin sakal "unik" untuk India.
Ditanya mengapa hambatan untuk pertumbuhan yang diidentifikasi oleh Wehner berbeda dari yang diidentifikasi dalam penelitian, juru bicara menunjuk ke pengajuan Meta pada April, selama pendapatan kuartal pertama, di mana dikatakan pengguna Facebook di India, Bangladesh, dan Vietnam mewakili yang teratas.
Tiga sumber pertumbuhan pengguna aktif harian di bulan Maret dibandingkan tahun sebelumnya.
"India memiliki lebih banyak pengguna FB daripada negara lain," kata penelitian tersebut, yang mematok jumlahnya hampir 450 juta per November, setelah pertumbuhan pesat selama dekade terakhir.
Studi internal dikatakan bahwa masalah utama yang coba diperbaiki Facebook selama bertahun-tahun di India, dengan keberhasilan terbatas, terkait dengan "ketidakseimbangan gender".
Lelaki menyumbang 75 persen dari pengguna aktif bulanan Facebook di India tahun lalu. Itu dibandingkan dengan 62 persen pengguna internet secara lebih luas pada awal 2020, para peneliti menemukan.
"Sementara ada ketidakseimbangan gender dalam penggunaan internet di seluruh India, ketidakseimbangan di antara pengguna Facebook bahkan lebih terasa," kata studi tersebut.
Selain itu juga masalah keamanan online dan tekanan sosial menjadi salah satu alasan yang menghalangi perempuan dari platform tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa 79 persen pengguna Facebook perempuan telah "menyatakan keprihatinan tentang penyalahgunaan konten/foto".
Baca Juga: Cara Jualan di Facebook Marketplace, Anti Ribet!
Sementara 20-30 persen dari keseluruhan pengguna diperkirakan telah melihat foto vulgar di platform tersebut dalam tujuh hari terakhir di negara yang sebagian besar konservatif.
India menempati peringkat tertinggi secara global pada metrik terakhir.
Sekitar 10 persen pengguna yang disurvei di Amerika Serikat dan Brasil mengatakan, mereka telah melihat foto vulgar dalam seminggu terakhir.
Sementara Indonesia berada di 20 persen pengguna melihat gambar vulgar melalui Facebook, menurut survei yang dilakukan pada Agustus 2021.
"Konten negatif lebih lazim di India daripada negara lain," kata laporan internal tersebut.
“Keluarga tidak mengizinkan FB” adalah alasan utama yang dikutip oleh perempuan tidak menggunakan Facebook, studi menemukan.
Berita Terkait
-
Facebook Ancam Hapus Berita Jika Dipaksa Bayar ke Perusahaan Media
-
Meta Bakal Awasi Ketat Batas Usia Berkencan di Facebook Dating, Gunakan Teknologi Face ID
-
Facebook Nyalakan Fitur Safety Check untuk Informasikan Korban Erupsi Gunung Semeru
-
UU yang Paksa Google dan Facebook Bayar Konten Media Online di Australia Sukses Hidupkan Industri
-
Cara Beli Pulsa dan Paket Data Tri Lewat Facebook
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea
-
Terpopuler: Bocoran Harga HP Gaming Redmi K90 Max, 5 HP Vivo Kamera Bagus dan RAM Besar
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor