Suara.com - Anak usaha PT Telkom Indonesia, Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) berencana membangun proyek tujuh kabel laut di Indonesia pada 2026.
Hal ini melengkapi empat kabel laut yang sudah dimiliki Telkom di Tanah Air saat ini.
"Saat ini sedang ada empat project kabel laut yang sedang berjalan. Sekarang kita sedang merencanakan ada tujuh sistem kabel laut lagi, yang akan kita bangun sampai tahun 2026," ungkap Direktur Utama Telin, Budi Satria Purba di acara Bali Annual Telkom International Conference atau BATIC 2023 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (5/9/2024).
Pengembangan proyek kabel laut Telkom ini, lanjut dia, ditujulan demi memperkuat Indonesia untuk menjadi hub di bisnis kabel laut.
Budi menyatakan kalau saat ini pihaknya telah memiliki kapasitas 26 kabel laut internasional.
Jika ditotal, panjang kabel laut yang sudah dimiliki Telkom itu mencapai 250.000 km atau sekitar lima kali luas keliling Bumi.
"Saat ini kita sudah punya kapasitas di 26 kabel laut internasional. Itu kalau total memanjangnya lebih dari 250 ribu kilometer. Jadi bukan hanya sekali mengelilingi Bumi, itu lima kali mengelilingi bumi," beber dia.
Proyek kabel laut Telkom ini terbentang mulai dari Asia, Asia ke Amerika, Asika ke Eropa, hingga Eropa Timur.
"Jadi sudah cukup luas," sambungnya lagi.
Baca Juga: Anak Usaha Telkom Ekspansi Jaringan ke Eropa
Ia menyebut bakal terus mengembangkan proyek kabel bawah laut tersebut.
Sebab, katanya, Telin ingin menjadi private partner untuk seluruh pemain digital serta infrastruktur digital.
"Kami mau menjadi digital partner bagi mereka, untuk membantu mereka mengembangkan atau ekspansi bisnis digitalnya di kawasan regional. Tak hanya Indonesia tapi kita bicaranya di regional," imbuhnya.
Lebih lanjut, meskipun Telkom sudah memiliki kabel laut seluas lima kali keliling bumi, Budi mengaku masih ingin mengembangkan dan memperkuat infrastruktur.
"Tujuannya apa? Kami ingin menjadikan indonesia ini sebagai hub untuk konektivitas kabel laut internasional. Itu yang kami lakukan," jelasnya.
Berita Terkait
-
Anak Usaha Telkom Ekspansi Jaringan ke Eropa
-
TelkomGroup Sigap Pastikan Kelancaran KTT ke-43 ASEAN di Jakarta dengan Tambahkan Access Point dan Laptop LAN Adapter
-
Telkom Gandeng Starlink Elon Musk Sediakan Akses Internet di RI, Harga Dipastikan Mahal
-
Konferensi Telekomunikasi Terbesar RI Resmi Digelar di Bali, Gandeng 300 Perusahaan Global
-
Telkom Data Ekosistem Gelar NeutraDC Summit 2023
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun