Suara.com - Tim nasional esports Indonesia nomor PUBG Mobile meraih tempat di babak Grand Final usai berjuang selama empat set pada pertandingan perempat final Asian Games 2022 Hangzhou, Sabtu (30/9/2023).
Pada pertandingan yang berlangsung di China Hangzhou Esports Centre tersebut, timnas PUBG Mobile menempati urutan kedua dalam Grup B dengan meraih waktu keseluruhan sebanyak 52 menit dan 21 detik.
“Kami sangat bangga atas perjuangan dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh timnas esports Indonesia nomor PUBG Mobile selama pertandingan hari ini. Kami pun tentu siap untuk mengerahkan kemampuan kami secara maksimal untuk meraih medali,” kata Wakil Kepala Pelatih Tim Nasional Esports Indonesia Richard Permana dalam keterangan resmi PB ESI di Jakarta.
Sementara, urutan pertama diraih oleh tuan rumah, China, dengan waktu keseluruhan sebanyak 50 menit dan 16 detik. Peringkat ketiga dan keempat diraih oleh Thailand dengan waktu keseluruhan sebanyak 55 menit 36 detik, serta Hong Kong dengan waktu 64 menit.
Atlet PUBG Mobile Indonesia Vebriyano Akbar Maulana mengaku bangga atas keberhasilan tim yang meraih tempat pada babak Grand Final. Vebriyano menambahkan bahwa Asian Games ke-19 merupakan kompetisi internasional pertama yang ia ikuti.
Dengan ini, maka timnas PUBG Mobile Indonesia akan menghadapi Korea Selatan, Taiwan, dan China pada babak Grand Final Asian Games 2022 Hangzhou yang berlangsung Minggu (1/10) pukul 18.00 WIB.
“Kami memohon kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk memberikan doa dan dukungan guna keberhasilan timnas Esports Indonesia nomor PUBG Mobile pada pertandingan Grand Final esok hari,” ujar Richard.
Adapun atlet-atlet timnas PUBG Mobile yang akan berlaga pada esok hari adalah Fajar Octa Ramadhan, Alan Raynold Kumaseh, TM Kausar, Juventino Ryan Jeremy Rolos, dan Vebryano Akbar Maulana.
Namun hasil positif tak diikuti timnas esports Indonesia nomor DOTA2, yang gagal ke perempat final usai menempati posisi kedua dalam pertandingan Grup B.
Baca Juga: Hancur Lebur di Asian Games 2022, PBSI Evaluasi Performa Tim Beregu Putra-Putri Indonesia
Pada pertandingan pertama, timnas DOTA2 harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor akhir 0-1. Pada pertandingan kedua, timnas DOTA2 berhasil menundukkan Hong Kong dengan skor akhir 1-0.
Meski meraih satu kemenangan dan satu kekalahan, tim DOTA2 Indonesia tidak dapat melanjutkan ke babak selanjutnya dikarenakan pertandingan babak grup menggunakan sistem Best of 1. [Antara]
Berita Terkait
-
Timnas Esports Indonesia Targetkan 4 Emas di SEA Games 2023
-
Timnas Esports Indonesia Juara DOTA 2 di Turnamen IESF, Kalahkan Filipina di Grand Final
-
DOTA 2, Timnas Esports Indonesia Lolos ke Final Lower Bracket
-
Timnas Esports Indonesia Semifinal Lower Bracket DOTA 2 Turnamen IESF
-
Timnas Esports Indonesia DOTA 2 Optimitis Lolos dari Lower Bracket di Turnamen IESF
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi