Suara.com - Setelah diumumkan akan berdampingan di Pemilu 2024, kata 'gemoy' kerap kali dikaitkan dengan pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming. Ramai digunakan oleh pendukung pasangan tersebut, berikut ulasan kami mengenai apa arti gemoy.
Gemoy adalah bahasa gaul yang beberapa waktu ini populer digunakan di media sosial seperti TikTok, X hingga Instagram. Kata ini disebut-sebut berkaitan dengan sesuatu yang lucu dan menggemaskan.
Kata 'gemoy' rupanya merupakan plesetan dari kata 'gemas', hal ini membuat kedua kata tersebut memiliki makna yang sama. Kata ini biasanya digunakan kepada orang, benda atau keadaan.
Laman KBBI menyebut bahwa gemas atau gemoy ini merupakan kata sifat yang berarti perasaan jengkel dalam hati atau rasa suka yang bercampur dengan jengkel.
Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan jika gemas atau gemoy memiliki dua arti yang berbeda. Yang pertama diartikel positif sedangkan yang kedua bisa berarti negatif.
Kata ini kembali ramai digunakan oleh pendukung pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming usai sepakat maju di Pemilu 2024 mendatang.
Hal ini bermula ketika Prabowo secara tiba-tiba nampak berjoget di depan pendukungnya. Tubuhnya yang gempal membuat Prabowo disebut 'gemoy' oleh netizen.
Aksi joget gemoy ini bahkan beberapa kali sempat dilakukan oleh Prabowo di momen-momen kampanyenya. Terbaru, saat pengundian nomor urut di kantor KPU RI, Gibran Rakabuming nampak membawa papan bertuliskan 'gemoy' yang begitu identik dengan pasangan ini.
Contoh penggunaan kata gemoy dalam cuitan-cuitan netizen
Baca Juga: Kumpulkan Camat dan Lurah se-DKI, Heru Budi Klaim Tak Berkaitan Perangkat Desa Dukung Gibran
- "Gak sabar mau pakai baju gemoy Pak Prabowo"
- "Gemoy bukan sembarang gemoy ini"
- "Pilih Prabowo karena gemoy dan suka kucing"
Sedang menjadi viral dan kerap dikaitkan dengan pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming, itu tadi ulasan mengenai apa arti gemoy yang saat ini tengah menjadi perbincangan.
Berita Terkait
-
Sekjen Gerindra Beberkan Perbedaan Prabowo dengan Capres Lainnya
-
Survei IPO: Ganjar-Mahfud 28,3%, Prabowo-Gibran 37,5%, Anies-Muhaimin 34,1%
-
Koalisi Masyarakat Sipil: Jika Perangkat Desa Masih Tak Netral, Hasil Pemilu Patut Dipertanyakan
-
Bawaslu DKI Jakarta Tengah Telusuri Dugaan Dukungan 15 Ribu Kepala Desa untuk Prabowo-Gibran
-
Bawaslu Akan Bahas Iklan Politik Prabowo-Gibran Bersama KPU, KPI, dan Dewan Pers
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi