Skill tersebut memberinya peningkatan keserbagunaan dan ketidakpastian dalam pertarungan.
Lunox juga meraih kesuksesan dalam peran seorang Jungler, menunjukkan kemampuan adaptasinya di berbagai posisi.
Melawan Lunox bukanlah tugas yang mudah karena sifatnya yang serba bisa. Untuk mendapatkan peluang melawannya, tim harus memiliki banyak keterampilan crowd control dan damage burst yang tinggi.
4. Diggie
Diggie merupakan hero Support sekaligus counter yang kuat terhadap musuh dengan menggunakan kemampuan crowd control.
Dengan ban rate sebesar 56,82 persen, Diggie termasuk hero yang paling sering terkena banned.
Meski mengalami beberapa nerf di patch baru-baru ini, Diggie tetap menjadi top-tier karena skill uniknya. Dia dapat menanam bom yang mengejar dan meledak pada musuh di dekatnya, kemudian menarik musuh kembali ke lokasi sebelumnya.
Tak hanya itu, keterampilan pamungkasnya memungkinkan dia untuk membersihkan debuff pada rekan satu tim sambil memberi perisai pelindung.
Jika pemain menghadapi Diggie di mode Rank, prioritaskan hero dengan damage burst tinggi, mobilitas, atau yang mampu melawan regenerasi dan shield.
Baca Juga: 3 Cara Ampuh Mengatasi Lag di Mobile Legends
5. Wanwan
Wanwan terus menjadi kekuatan yang tangguh di Land of Dawn, dengan ban rate sebesar 56,82 persen, bahkan setelah beberapa kali kemampuan miliknya terkena nerf.
Jika dimainkan dengan terampil, dia akan menjadi salah satu Marksman yang mematikan.
Berkat gerakan cepat dan manuvernya yang lincah, dia dapat dengan mudah menghindari serangan musuh, dengan cepat mengubah posisinya untuk mengaktifkan Crossbow of Tang, dan memberikan damage berkelanjutan sambil tetap bergerak.
Saat menghadapi Wanwan, pemain harus menggunakan hero dengan mobilitas yang kuat, keterampilan crowd control, dan damage burst yang tinggi untuk menghabisinya sebelum dia dapat mengaktifkan Crossbow of Tang miliknya.
Itulah lima hero yang paling banyak terkena banned di mode Rank Mobile Legends.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN