Suara.com - Banyak bisnis kini yang memulai praktik pengiriman pesan promosi melalui WhatsApp, sehingga mengakibatkan banyaknya pesan yang masuk ke kotak masuk pengguna.
Namun, pesan promosi tersebut terkadang mengganggu pengguna dan bisa menjadi spam. Untungnya, pengguna dapat berhenti menerima pesan promosi dari akun WhatsApp Business.
Langkah-langkah yang harus dilakukan saat menerima pesan yang tidak diinginkan dari WhatsApp Business:
1. Blokir
Tindakan ini menambahkan bisnis ke daftar kontak yang diblokir. Setelah diblokir, bisnis tersebut tidak dapat langsung mengirim pesan kepada pengguna, meskipun pengguna tetap memiliki akses ke profil dan katalog bisnisnya.
2. Laporkan
Pengguna memiliki opsi untuk melaporkan bisnis jika pengguna yakin bisnis tersebut melanggar Kebijakan Pesan WhatsApp Business.
Cara berhenti menerima pesan pemasaran dari akun WhatsApp Business
Bisnis tertentu mungkin menawarkan pengguna kesempatan untuk menolak menerima pesan pemasaran dengan memilih tombol "Opt out of marketing messages" dalam antarmuka obrolan dengan bisnis tersebut.
Baca Juga: Tidak Bisa Unduh Foto dan Video WhatsApp? Ini Cara Mengatasinya
Mengaktifkan opsi ini akan memberi tahu bisnis tentang preferensi pengguna untuk menghapus nomor WhatsApp pengguna dari daftar distribusi pemasaran.
Jika fitur ini tidak tersedia atau tidak efektif, pengguna tetap memiliki opsi untuk memblokir bisnis tersebut. Namun jika pengguna memblokirnya, maka pengguna juga tidak bisa mengirim pesan kepada bisnis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman
-
4 HP Motorola RAM 8 GB dan Baterai Awet Seharian, Termurah Mulai Rp2 Jutaan
-
21 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Mei 2026: Bocoran TOTS Rilis, Sikat Icon Marco Van Basten
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
29 Kode Redeem FF Terbaru 21 Mei 2026: Sikat Habis M82B Golden dan Skin Katana Keren
-
Daftar Harga HP Infinix Seri Note Terbaru 2026, Midrange Spek Kencang
-
ITSEC Asia Perkuat Keamanan Siber dan AI Indonesia, Talenta Muda 14 Tahun Jadi Sorotan
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon Kencang di Bawah Rp2 Juta, Laptop Ultra-Tipis Lenovo
-
HP Murah Infinix Hot 70 Siap ke Indonesia: Usung Memori Lega 256 GB, Bodi Unik
-
Nomor HP Akan Terintegrasi dengan Akun Media Sosial, Ini Respons XLSmart