Suara.com - OpenAI resmi mengumumkan ChatGPT Edu. Ini adalah platform chatbot berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) khusus pelajar, guru, mahasiswa, hingga dosen.
"ChatGPT Edu dirancang untuk sekolah yang ingin menerapkan AI secara lebih luas kepada siswa dan komunitas kampusnya," kata OpenAI, dikutip dari Engadget, Selasa (4/6/2024).
ChatGPT Edu ini menyertakan akses ke GPT-4o, large language model terbaru yang baru saja diluncurkan OpenAI awal bulan ini.
Perusahaan mengklaim kalau ChatGPT Edu lebih baik dibanding versi biasa, di mana platform tersebut lebih unggul dalam menafsirkan teks, pengkodean, matematika, analisis kumpulan data, hingga mengakses web.
ChatGPT Edu ini juga memiliki batas pesan yang jauh lebih banyak ketimbang ChatGPT versi gratis. Bahkan pihak universitas bisa membuat versi khusus ChatGPT yang dilatih berdasarkan data mereka sendiri.
OpenAI mengklaim kalau percakapan maupun data dari ChatGPT Edu tidak akan digunakan untuk melatih platform lain dari perusahaan.
ChatGPT sebenarnya menimbulkan kontroversi sejak akhir tahun 2022 lalu, yang mana platform tersebut dikhawatirkan berdampak pada integritas akademik dan disalahgunakan di lingkungan pendidikan.
Namun seiring berjalan waktu, universitas semakin banyak melakukan eksperimen dengan penggunaan AI generatif, baik untuk pengajaran maupun penelitian.
OpenAI mengatakan kalau peresmian ChatGPT Edu ini dilakukan usai melihat kasus serupa dari Wharton, Arizona State University, dan Colombia yang justru menggunakan ChatGPT Enterprise.
Baca Juga: MediaTek Rilis Chipset Chromebook, Smart TV, dan Layar Berteknologi AI
Berita Terkait
-
MediaTek Rilis Chipset Chromebook, Smart TV, dan Layar Berteknologi AI
-
Sempat Disindir Bos Nvidia Lemah Gegara AI, CEO Intel Beri Perlawanan Lewat Computex 2024
-
Computex Expo 2024 di Taipei Resmi Dibuka, 1.500 Perusahaan Tekno Saling Unjuk Gigi Kecanggihan AI
-
Kominfo Gandeng Google untuk Basmi Judi Online, Klaim Punya Teknologi Canggih
-
Menkominfo pun Takut Ancaman AI, Diprediksi Bisa Gantikan Manusia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact