Suara.com - Secara mengejutkan, area masuk kampung Sukolilo Pati menghilang dari Google Maps. Hal ini terjadi buntut kasus penganiayaan bos rental mobil hingga meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Dalam kisah yang viral belum lama ini, warga Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dibuat geger dengan aksi penganiayaan seorang bos rental mobil asal Jakarta yang berinisial BH.
BH datang ke Sukolilo Pati untuk mengambil mobil miliknya yang sempat hilang. Ia kemudian mengikuti arah GPS yang membawanya ke daerah tersebut. Sayangnya, dirinya justru menerima perlakuan tidak adil.
Aksi pengeroyokan ini membuat korban langsung tewas di tempat. Menangani kasus tersebut, Polresta Pati telah menetapkan EN (51), BC (37) dan AG (35) sebagai tersangka utama.
Geram dengan aksi pengeroyokan ini, netizen ramai-ramai menutup area masuk kampung Sukolilo Pati di Google Maps. Hal ini terlihat dalam cuitan di akun @Heraloebss.
"Jalur akses menuju Pati ditutup total oleh warganet" tulis akun tersebut.
Usai cuitan ini menjadi viral di X, netizen lalu meninggalkan berbagai komentar. Banyak yang setuju dengan aksi ini sebagai balasan terhadap aksi penganiayaan yang dilakukan oleh warga Sukolilo Pati.
"Biar aja ditutup biar kapok tu warga" balas netizen.
"Wkwk gila bener dah" komentar akun lainnya.
Baca Juga: Netizen Ubah Nama Sukolilo di Google Maps: Dari 'Kampung Maling' hingga 'Area SDM Rendah'
"Apa gak malu pejabatnya, wilayahnya diginiin" ungkap netizen.
"Blacklist manusia daerah situ, jangan kasih kerjaan, jangan kasih hidup kalau bisa" tulis akun lainnya.
Berita Terkait
-
Profil dan Kekayaan Henggar Budi Anggoro, Pj Bupati Pati Tepis Sukolilo Sarang Bandit Penadah Mobil Bodong
-
Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen
-
Sukolilo Darurat Bandit? Polisi Razia Besar-besaran Usai Viral Pengeroyokan Bos Rental
-
Desa Sumbersoko Jadi Sasaran Kemarahan Netizen, Banyak Label Sindiran di Google Maps
-
Cara Mengedit Nama Lokasi di Google Maps Lewat Ponsel, Lengkap Tambah Label
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat