Suara.com - Industri media tak luput dari ancaman siber, sehingga harus menerapkan keamanan digital yang tepat. Berbagai penelitian tentang kemanan digital pada media dan jurnalis menunjukkan bahwa keamanan digital industri media dapat dilihat dari tiga poin penting, yaitu pengalaman terkait serangan digital, praktik pengamanan digital, dan persepsi terhadap keamanan digital.
Dalam data yang disampaikan oleh Engelbertus Wendratama, PR2Media, dalam Local Media Summit 2024, sebanyak 71,6 persen perusahaan media pernah mengalami serangan digital dalam lima tahun terakhir.
Temuan ini mengukur indeks keamanan digital 116 perusahaan media yang menjadi responden berdasarkan tiga aspek yang disebutkan di atas.
Beberapa jenis serangan siber terhadap perusahaan media mencakupserangan terhadap situs web, spyware, virus, trojan, ransomware, penyadapan, peretasan akun digital, laporan palsu, dan serangan buzzer terhadap akun media sosial, aplikasi, dan lainnya.
"Namun, jenis serangan yang dilakukan buzzer dan terhadap situs web paling banyak dilakukan," ucap Wendratama, saat menjadi narasumber dalam Local Media Summit 2024 di Jakarta, pada Rabu (2/10/2024).
Di sisi lain, jenis serangan digital yang umumnya terjadi pada jurnalis mencakup penyebaran rumor, doxing, penyadapan, peniruan identitas, peretasan akun sosial media, phising, perampasan perangkat digital, serangan digital berbasis gender, bullying, dan diawasi oleh orang asing.
Sayangnya, serangan digital tersebut tidak memiliki praktik keamanan digital yang baik. Riset menunjukkan bahwa rendahnya keberadaan SOP untuk mencegah dan menangani serangan digital, minim pelatihan edukasi dan pelatihan keamanan digital, tidak adanya keberadaan sumber daya khusus dalam teknologi informasi untuk mencegah serangan digital, dan pelaksanaan audit keamanan digital terhadap perusahaan.
Namun menariknya, mayoritas responden merasa bebas menerbitkan konten jurnalistik apa pun tanpa takut mendapatkan serangan digital serta merasa bahwa jurnalis memiliki pengetahuan dan kecakapan terkait keamanan digital yang cukup baik.
Umumnya, serangan terhadap website dan data server akan ditangani oleh tim teknologi informasi, baik internal maupun eksternal. Tetapi sayangnya, pelaku media memiliki kesulitan Ketika mendapatkan serangan terkait dengan platform media sosial. Pasalnya, laporan ke platform media sosial kerap tidak berhasil.
Baca Juga: Wamenkominfo Ungkap Masa Depan Media Di Tengah Paparan AI
"Untuk serangan terkait akun media sosial, perlu ada kerja sama dengan platform yang bersangkutan, misalnya dalam bentuk pelatihan dan jalur komunikasi khusus, mengingat Langkah pemulihan akun secara standar sulit berhasil dilakukan oleh perusahaan media," tambah Wendratama.
Di sisi lain, sebagian kecil perusahaan media mengakses bantuan yang diberikan oleh organisasi nirlaba, yaitu Access Now, SAFEnet, Frontline Defenders, AJI, AMSI, hingga LBH Pers.Tetapi, sebagian besar responden tidak mengetahui adanya dukungan tersebut.
Oleh karena itu, penyediaan sumber daya khusus dalam teknologi informasi, audit keamanan, dan asesmen risiko keamanan baru terbatas pada tim IT, belum mencakup mitigasi untuk serangan terhadap akun-akun digital individu karyawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G, Punya Fitur AI Baru dan Kamera Nightography Lebih Canggih
-
IndiHome Hadirkan Ultra Mesh Wi-Fi, Solusi Internet Stabil untuk Rumah Banyak Sekat dan Lantai
-
LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 April 2026, Klaim Skin Blue Angelic dan Tiket Luck Royale
-
Cari HP Baterai Awet? vivo Y31d Pro Punya 7000mAh dan Fast Charge Cuma 58 Menit!
-
Wamen Komdigi Soroti Bahaya AI Deepfake, Minta Konten Diberi Watermark agar Tak Menyesatkan
-
5 HP Samsung dengan Chipset Snapdragon Terbaik, Performa Kencang dan Juara
-
Vivo X300 Ultra dan X300 FE Segera Rilis: Snapdragon 8 Gen 5 dan Kamera ZEISS Jadi Andalan
-
5 HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB yang Pas untuk Multitasking, Performa Stabil
-
Update Daftar Harga HP Tecno April 2026 Lengkap Semua Seri Terbaru