5. Strategi Hidup di Laut Dalam
Setelah hantaman asteroid, banyak spesies hiu bertahan di habitat laut dalam yang kaya akan alga kecil—sumber makanan bagi ikan-ikan yang menjadi mangsa mereka. Ukuran tubuh yang kecil juga memungkinkan mereka bertahan hidup tanpa membutuhkan banyak makanan.
Makhluk Purba Lain yang Bertahan
Hiu bukan satu-satunya penyintas dari zaman purba. Makhluk lain yang berhasil melewati kepunahan massal termasuk:
- Kepiting Tapal Kuda: Hidup selama 450 juta tahun, makhluk ini memiliki tubuh lapis baja yang kuat.
- Buaya: Fosil hidup ini membuktikan bahwa kemampuan beradaptasi sangat penting untuk bertahan hidup.
- Burung Purba: Beberapa spesies burung tanpa gigi mampu bertahan dengan memakan tumbuhan seperti kacang-kacangan dan buah-buahan.
Tantangan Hiu di Era Modern
Meskipun hiu telah bertahan dari lima kepunahan massal, mereka kini menghadapi ancaman terbesar yang pernah ada: manusia. Setiap tahun, sekitar 100 juta hiu dibunuh akibat penangkapan ikan berlebihan, perburuan sirip, polusi, dan perubahan iklim.
Hiu memainkan peran penting dalam ekosistem laut sebagai pengendali populasi dan penjaga keseimbangan rantai makanan. Jika hiu punah, dampaknya akan terasa hingga ke seluruh ekosistem laut.
Kisah Hiu dan Masa Depan Lautan
Hiu adalah simbol ketangguhan alam yang telah melewati ujian waktu. Namun, tantangan terbesar mereka kini adalah ulah manusia. Melindungi hiu bukan hanya soal menyelamatkan mereka, tetapi juga menjaga kesehatan laut dan masa depan planet kita.
Baca Juga: Alami Hal Mengerikan, Arkeolog Temukan Penyebab Kematian Mumi Menjerit di Mesir
Mari bersama-sama menjaga predator purba ini untuk generasi mendatang. Karena keberadaan mereka sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga