Suara.com - Pemecetan Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), masih menjadi sorotan publik. Salah satunya yang menyoroti hal itu ialah Akademisi Cross Culture Ali Syarief.
Ali Syarief membuat cuitan di X, soal pemecatan Jokowi, Gibran dan Bobby dari PDIP. Melalui akun @alisyarief, Ali Syarief seolah merasa bersyukur atas kabar tersebut.
Ali Syarief menyampaikan pandangannya melalui platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Dalam cuitan di akun pribadinya, @alisyarief, Ali mengaku "bersyukur" atas kabar pemecatan Jokowi dan keluarga dari PDIP. Menurutnya, keputusan tersebut setidaknya menjadi "pengobat" atas berbagai dinamika politik yang terjadi selama ini.
"Alhamdulillah - walaupun belum dipenjarakan, sudah sedikit terobati... Jokowi dan Keluarga dipecat Mega. Dipecat dengan Anak dan Menantu," tulis Ali dalam cuitannya yang diunggah pada Rabu (18/12/2024).
Pernyataan Ali tersebut memancing beragam respons dari warganet. Sebagian mendukung pandangan Ali, menganggap pemecatan Jokowi, Gibran, dan Bobby sebagai langkah yang tepat untuk menjaga disiplin partai.
"Satu2nya ex presiden di Indonesia yg dipecat satu paket tdk dgn hormat oleh partai yg pernah mengusung membesarkannya mulai dari sjk walikota hingga presiden, memalukan!," sebut @baesz*****.
"bergarap sekali pdip mengatifkan mode full attack setelah ini," ucap @machi*****.
"Dapet pesangon gak pak?," tanya @ivang*****.
"Pelan tapi pasti,satu persatu melangkah menajuhinya&meninggalkannya,tinggal harapan kami Bangsa Indonesia berharap satu persatu pula membuka kedok2 kejahatannya,dinastinya&kroni2nya terbongkar ataupun dibongkar oleh lawan2 politiknya atas dugaan penggunaan APBN unt Kepentingannya," terang @abagt*****.
Baca Juga: Cek Fakta: KPK Panggil Keluarga Jokowi
"barang pecatan, barang apkiran, barang low quality," timpal @Derma*****.
"Baik mulyono maupun pdip harus bertgjwb atas kerusakan negara 10 tahun ini," tutur @MrEqu*****.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara