Suara.com - Xiaomi menghadirkan pembaruan HyperOS 2.0 di beberapa model HP yang kompatibel. Rangkaian fitur dalam HyperOS 2.0 dibuat khusus untuk platform Android 14 dan Android 15.
Meskipun keduanya ditujukan untuk meningkatkan fungsionalitas dan kinerja, tetapi masih ada beberapa perbedaan antara HyperOS 2.0 yang berjalan di Android 14 dan Android 15.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Selasa (7/1/2025), berikut ini lima perbedaan antara HyperOS 2.0 berbasis Android 14 dan Android 15:
1. Desain visual dan antarmuka
HyperOS berbasis Android 14 memiliki desain visual yang cenderung lebih sederhana, dengan efek buram dan transparansi yang tidak terlalu rumit saat ditampilkan. Ini memberikan beban yang lebih kecil pada sumber daya sistem, di mana semua elemen antarmuka inti minimalis tetapi bekerja secara efisien.
Sementara itu, HyperOS 2.0 berbasis Android 15 hadir dengan desain yang jauh lebih halus dan modern, dengan UI multitasking yang didesain ulang serta animasi sistem yang ditingkatkan. Efek blur dan transparansi pun lebih dinamis, sehingga lebih enak dipandang tanpa mengurangi performa. Android 15 juga menawarkan opsi kustomisasi yang lebih luas dan menghasilkan lebih banyak personalisasi di UI.
2. Fitur kecerdasan buatan
HyperOS berbasis Android 14 menanamkan banyak kecerdasan buatan (AI) ke dalam perangkat, terutama pada segi kategorisasi foto sederhana atau prediksi teks. Sistem ini tidak memiliki alat AI yang lebih kompleks seperti deteksi objek langsung.
Sedangkan HyperOS 2.0 berbasis Android 15 hadir dengan sejumlah fitur baru yang digerakkan oleh kecerdasan buatan, seperti editor AI yang disempurnakan untuk pemrosesan foto dan video, fitur AI kamera, hingga produktivitas dengan saran AI real-time.
Baca Juga: Daftar Harga Xiaomi Januari 2025, Apakah Xiaomi 14T Semakin Terjangkau?
3. API dan alat pengembangan
Perbedaan API di Android 14 dan Android 15 untuk HyperOS 2.0 mencerminkan pengembangan lebih lanjut dari inti Android.
API untuk Android 14 memiliki dukungan terbatas untuk gerakan predictive back, integrasi Material You dasar untuk memberi tema aplikasi, dan ekstensi kamera terbatas.
Sedangkan API di Android 15 memberikan dukungan lengkap untuk navigasi predictive back, Material You versi dua dengan skema warna dinamis, API kamera yang luas, dan penghemat baterai yang ditingkatkan.
4. Performa dan manajemen sumber daya
HyperOS 2.0 berbasis Android 14 mengutamakan stabilitas dan efisiensi sumber daya. Hal ini menjadikannya sangat cocok untuk perangkat kelas menengah karena memberikan kinerja yang lancar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak