BenQ baru saja meluncurkan secara resmi produk terbaru BenQ Board dan Smart Projector, sebuah produk inovatif untuk sektor pendidikan dan perusahaan, di Hotel DoubleTree Kemayoran, Jakarta.
Dalam acara launching bertajuk "Kualitas Global, Produksi Lokal" itu, BenQ Indonesia meluncurkan empat solusi mutakhir untuk pengalaman pengguna yang lebih efisien, beroperasi dengan sempurna baik di ruang kelas mau pun ruang kerja.
Produk terbaru tadi adalah BenQ Board RE04FVD dan BenQ Board RE04D yang bersertifikasi Google EDLA sebagai produk lokal bersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Kemudian juga diperkenalkan BenQ Smart Projector E7006ST dan E8000 sebagai satu-satunya smart projector yang memiliki sertifikasi TKDN.
President Director BenQ Indonesia, Andryan C. Wijaya mengatakan peluncuran smart board bersertifikasi EDLA ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk mendukung dunia pendidikan dan perusahaan.
"Dengan integrasi mulus ke Google Mobile Services, produk ini mendorong kolaborasi dan interaksi yang lebih efektif, baik dalam pembelajaran hybrid mau pun rapat. Sertifikasi TKDN pada produk lokal kami juga menjadi bukti dedikasi BenQ terhadap perkembangan sumber daya di Indonesia," jelasnya.
Andryan juga mengatakan bahwa BenQ Smart Projector E7006ST dan E8000 menawarkan kemudahan presentasi dalam penyelenggaraan rapat dengan sistem operasi Android dan BenQ Launcher. Di mana presentasi bisa dioperasikan langsung dari cloud atau perangkat mobile tanpa memerlukan laptop lagi.
BenQ Board RE6504FVD memiliki nilai TKDN+Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 52,23%, diikuti oleh RE7504FVD dengan 52,16%, RE8604FVD sebesar 50,38%, dan RE9804FVD sebesar 47,99%. Hal ini menjadikan BenQ Board salah satu produk Interactive Flat Panel dengan skor tertinggi di kategorinya.
Generasi baru BenQ Board memiliki sertifikat Google EDLA yang menawarkan integrasi penuh dengan Google Mobile Services (GMS), memberikan akses langsung ke layanan Google seperti Google Play, Google Drive, Google Meet, Google Docs, Google Classroom, dan berbagai aplikasi Android.
BenQ Board RE04FVD hadir dalam ukuran terbaru, yaitu 98 inci dengan kamera 4K bawaan, dilengkapiu mikrofon omnidirectional yang memiliki jangkauan hingga 8 meter dan layar dilapisi material tahan kuman yang telah tersertifikasi oleh TUV Rheinland dan SIAA Kohkin Jepang.
Baca Juga: Bangun SDM, Pertamina Dukung Talenta Olahraga Nasional
Ada pun keunggulan dari BenQ Smart Projector E7006ST dan E8000 adalah smart projector pertama yang sudah bersertifikasi TKDN. Kedua seri ini didukung sistem Android 9 yang memungkinkan akses mudah ke fitur interaktif seperti kuis melalui Kahoot, berbagi tugas melalui Google Classroom, sampai pengelolaan konten menggunakan BenQ AMS langsung dari proyektor.
Selain itu, tersedia fitur pencerminan nirkabel seperti AirPlay, Miracast, Google Cast, dan InstaShare 2 yang semakin mempermudah kolaborasi dengan pengaturan prioritas perangkat sangat fleksibel.
Bersama kehadiran dua produk terbarunya ini, BenQ terus berkomitmen terhadap inovasi dalam solusi tampilan sehingga mampu memberikan pengaruh positif kepada sekolah-sekolah di seluruh dunia. Di mana generasi pemimpin masa depan siap dicetak dengan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh para pendidik.
Kontributor: Tantri A.
Berita Terkait
-
Borong Produk Lokal Berkualitas, Diskon Hingga Rp229.000 di BRI UMKM EXPO(RT)!
-
Cara BUMN Asuransi Tingkatkan Mutu SDM demi Pertumbuhan Bisnis
-
BRI Hadirkan Perhelatan Akbar UMKM EXPO(RT) 2025, Nikmati Diskon hingga 59% di e-Commerce Pilihan!
-
Pertamina Optimalkan Perlindungan Perempuan dan anak melalui program TJSL dan pemberdayaan UMKM
-
UMKM Go Global! 872 UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Program BRI
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi