Suara.com - Kasus pagar bambu laut atau pagar laut misterius sepanjang 30 km di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten yang menjadi kontroversi ini seakan membuka berbagai upaya penyalahgunaan kekuasaan oleh para elit politik pemerintah.
Kasus ini menjadi semakin ramai ketika Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap pagar laut tersebut memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).
Bahkan Nusron juga mengungkap perusahan mana saja yang memiliki sertifikat tersebut yang membuat hubungan pemilik perusahaan dengan elit pemerintah terungkap.
Terbaru, Nusron Wahid memberi tindakan tegas kepada delapan pejabat di kementeriannya yang terlibat dalam kasus pagar laut ini.
Tindakan tersebut ialah memberikan sanksi kepada mereka yang terlibat dengan rincian pemberhentian jabatan untuk enam orang dan sanksi berat untuk dua orang lainnya.
Tidak berhenti sampai disitu, Nusron dan jajaran Kementerian ATR/BPN juga masih menyelidiki kasus pagar laut lainnya yang ada di Bekasi, Jawa Barat.
Menanggapi aksi Nusron Wahid yang berani membongkar kasus pagar laut ini, pengamat politik Rocky Gerung mengaku ikut mengapresiasinya.
Rocky Gerung yang juga aktivis seperti Nusron ini menilai penting bagi publik untuk memberi kesempatan kepada Nusron untuk melakukan berbagai hal dalam kapasitasnya sebagai Menteri.
Menurut Rocky, aksi dari Nusron membuat sebuah gebrakan baru dalam membongkar adanya manipulasi hukum yang terjadi dalam rezim pemerintahan sebelumnya, yakni rezim Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Ditanya Prabowo, Beda Arti Cawe-Cawe Menurut Jokowi vs KBBI
"Nusron kita beri kesempatan pada beliau sebagai kapasitasnya sebagai Menteri dengan kekuatan politiknya yang di-backup oleh Golkar untuk mulai membuka wacana yang bakal menghasilkan pikiran-pikiran baru bahwa penyelundupan hukum dan manipulasi hukum adalah hal yang berlangsung secara sistematis, terstruktur, dan masif di rezim sebelumnya," ungkap Rocky dikutip dari kanal Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, Senin (03/02/2025).
Meski Nusron tergabung dalam Partai Golkar yang juga masuk kedalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang dibentuk atas inisiasi Prabowo Subianto, Rocky menegaskan bahwa yang dibongkar oleh Nusron adalah rezim Jokowi.
"Kan yang dibongkar oleh Nusron adalah rezim sebelumnya. Nusron mulai memperlihatkan di zaman Pak Jokowi manipulasi hukum tanah itu sudah berlangsung secara sistematis, terstruktur, dan masif," ujar Rocky.
Kontributor : Maliana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN