Suara.com - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baru saja memberikan informasi penting terkait asteroid 2024 YR4, yang sebelumnya sempat disebut-sebut sebagai ancaman besar bagi Bumi.
Diketahui, Asteroid ini pertama kali terdeteksi pada Desember 2024 setelah memicu sistem peringatan otomatis, dan sejak itu terus dipantau oleh para astronom.
Dengan ukuran antara 40 hingga 90 meter, jika asteroid ini menabrak Bumi, dampaknya diperkirakan ratusan kali lebih besar dari bom Hiroshima.
Awalnya, peluang asteroid ini menabrak Bumi pada Desember 2032 diperkirakan sebesar 1,2 persen, sebelum kemudian meningkat menjadi 3,2 persen, menjadikannya salah satu ancaman terbesar dalam sejarah pemantauan asteroid NASA.
Namun, berdasarkan perhitungan terbaru, NASA kini memastikan bahwa risiko tabrakan dengan Bumi telah berkurang drastis.
Dilansir dari UNILAD, pembaruan informasi itu dirilis pada 24 Februari, NASA menyatakan bahwa pengamatan terbaru memungkinkan ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory (JPL) untuk menghitung jalur orbit asteroid dengan lebih akurat.
Hasilnya, asteroid 2024 YR4 kini dipastikan tidak memiliki potensi signifikan untuk menabrak Bumi dalam satu abad ke depan.
Meski demikian, ada kemungkinan kecil (1,7 persen) bahwa asteroid ini bisa menabrak Bulan pada 22 Desember 2032. Dengan data terbaru ini, status asteroid 2024 YR4 dalam skala Torino telah diturunkan ke kategori ‘normal’, yang berarti tidak ada ancaman luar biasa dan tidak memerlukan perhatian publik.
Bagi yang sempat khawatir, kini bisa bernapas lega.
Baca Juga: Apakah Asteroid 2024 YR4 Akan Menghantam Bumi di 2032?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
-
6 Game Modifikasi Mobil Terbaik: Restorasi Klasik hingga Supercar Mewah!
-
5 Rekomendasi Mic Wireless Terbaik 2026, Anti Noise Aman untuk Ngonten
-
Tips Membeli Smartwatch untuk Pelari Pemula, Cek 3 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp500 Ribu
-
4 Tablet dengan Slot SIM Card Termurah Februari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 HP Murah Terbaik untuk Bujet Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Tahan Lama
-
Daftar Harga HP Xiaomi dan POCO Februari 2026: Dari yang 1 Jutaan hingga Kelas Flagship
-
Dari Makam Firaun hingga Chip HP: Ini 5 Alasan Emas Dianggap Lebih Sakral dan Mahal dari Logam Lain
-
5 HP Murah dengan Kamera Selfie Beresolusi Tinggi, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Mau Cek Skor AnTuTu? Ini Cara dan Rekomendasi 5 Ponsel dengan Skor 1 Juta Lebih