Suara.com - Pengembangan Smart City tengah dilakukan di beberapa kota, salah satunya Sumedang, Jawa Barat.
Sebagai langah awal, dilakukan uji coba pemasangan Smart Pole yang merupakan kolaborasi Pemda Sumedang dengan PT. Alita Praya Mitra (Alita), belum lama ini.
Kolaborasi ini dtandai dengan penandatanganan kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan PT. Alita Praya Mitra (Alita).
Penandatanganan tersebut berisi tentang uji coba pemasangan smart pole dan pengembangan smart city.
Tujuan dari uji coba ini adalah untuk mengoptimalkan infrastruktur perkotaan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warganya.
Smart Pole sendiri merupakan tiang yang dilengkapi dengan berbagai sensor dan perangkat untuk mendukung berbagai fungsi dan dapat digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai mendatangani kesepakatan mengatakan, Alita selama ini telah berkontribusi dan bekerja sama cukup baik dengan Pemda Sumedang.
"Tempo hari kita diberikan bantuan smart wearable 'Sinurmi' untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, saturasi oksigen dan lainnya kepada ibu hamil untuk mencegah stunting," ucapnya, dalam keterangan resminya, Senin (17/3/2025).
Kerja sama pun berlanjut, sambung Bupati, dimana Alita berkolaborasi dengan PT Edotco Infrastruktur Indonesia kembali dengan inovasi bagi Kabupaten Sumedang berupa bantuan smart pole.
Baca Juga: Literasi Digital vs. Literasi Tradisional: Mana yang Lebih Efektif?
"Smart pole ini adalah tiang pintar yang memiliki beberapa fasilitas diantaranya ada CCTV, penguatan untuk jaringan, sensor lingkungan, sarana informasi publik dan advertising, kemudian untuk isi daya kendaraan listrik, dan rencananya juga akan ada drone," ujarnya.
Dikatakan Bupati, drone tersebut difungsikan untuk memonitor suatu lingkungan untuk menjaga sistem keamanan.
"Nanti drone ini akan memonitor lingkungan tersebut, terutama untuk menjaga sistem keamanan lingkungan secara smart ," kata Bupati.
Bupati menyebutkan, hadirnya smart pole menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan rencananya akan terpasang bulan Mei 2025 mendatang.
"Di tiang ini ada alat untuk menilai kualitas udara yang kita hirup, serta ada panic button yang akan tersambung ke Command Center Pemda dan ke layanan 112," ujarnya.
Sementara itu, Teguh Prasetya selaku Direktur Utama PT. Alita Praya Mitra menuturkan, pihaknya merasa bangga bisa terus mendukung Pemda Sumedang.
"Inisiatifnya dalam membangun smart pole tersebut yakni dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, baik itu layanan telekomunikasi, informasi, dan layanan masyarakat yang lebih maju," ujarnya.
Selain itu, pengembangan smart city di Sumedang akan terus berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, swasta, maupun masyarakat.
Fokus utama dalam pengembangan smart city ini adalah pada integrasi sistem informasi yang mempermudah pelayanan publik, seperti pengelolaan lalu lintas, pemantauan kesehatan, hingga perencanaan pembangunan yang lebih efektif.
Dengan adanya uji coba ini, diharapkan Sumedang dapat menjadi salah satu contoh kota cerdas di Indonesia yang mampu memberikan solusi inovatif bagi tantangan perkotaan di era digital.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong efisiensi dalam penggunaan teknologi di berbagai sektor.
Pemasangan smart pole pertama kali dilakukan di beberapa titik strategis di pusat kota Sumedang.
Dengan adanya uji coba ini, diharapkan Sumedang dapat menjadi salah satu contoh kota cerdas di Indonesia yang mampu memberikan solusi inovatif bagi tantangan perkotaan di era digital.
"Maka dengan ini kita berharap produktivitas masyarakat Sumedang juga ikut meningkat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Perhutani Jamin Selalu Terbuka dalam Informasi ke Masyarakat
-
Sharing Session IT Solution, Menyingkap Peluang Baru di Era Digital
-
Tingkatkan Layanan Informasi Publik, Wamentan Sudaryono: Inovasi dan Kreativitas Kunci Sukses Pembangunan Pertanian
-
Ubah Mindset lewat Buku Akses, Informasi, dan Disabilitas
-
Bisa Bikin Karier Melejit, Ini 3 Skill IT Paling Dicari di Masa Depan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026
-
Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak