Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution, menghadirkan tiga solusi digital inovatif baru.
Perseroan ini terus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi digital terdepan untuk market B2B di Indonesia.
Kehadiran Telkom Solution menjadi langkah strategis bagi Telkom untuk mendominasi pasar B2B yang potensinya masih terbuka lebar, seperti segmen swasta (private sector), BUMN, dan pemerintah.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Venusiana menjelaskan bahwa saat ini Telkom Solution fokus pada tiga solusi unggulan dengan layanan yang lebih inovatif dan terintegrasi.
Ketiga solusi itu terdiri dari Connectivity+, Cyber Security, dan Artificial Intelligence (AI).
Menurut Venusiana, Telkom Solution merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan digital yang relevant dengan kebutuhan market B2B saat ini.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan mendapatkan solusi terbaik dalam mendukung transformasi digital mereka," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (29/3/2025).
OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Reni Yustiani melanjutkan, potensi market B2B di Indonesia masih terbuka lebar.
Reni mengurai, di segmen swasta, terdapat 136 grup usaha atau konglomerasi bisnis dengan jaringan afiliasi lebih dari 4.800 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Selain menggarap market konglomerasi perusahaan swasta, Telkom Solution siap mendukung akselerasi digitalisasi di 12 klaster BUMN, 48 kementerian, 120 lembaga pemerintah dan 553 pemerintah daerah,” jelas Reni saat buka puasa bersama awak media di Jakarta.
Menyambung penjelasan Reni, OVP Enterprise Product Development Telkom Tanto Suratno menyampaikan, Connectivity+ adalah layanan konektivitas yang terintegrasi secara end-to-end.
Layanan ini didukung layanan SD-WAN, Cloud, Data Center, dan IT Services untuk meningkatkan kapabilitas operasional bisnis pelanggan B2B.
Baca Juga: Ridwan Kamil Diterpa Isu Selingkuh, Jejak Digital Atalia Praratya Muncul Lagi: Jangan Berprasangka..
Sementara itu, untuk mendukung implementasi perlindungan data pribadi (PDP) dan layanan keamanan digital multi-layered, Telkom berkolaborasi dengan global giant tech companies dalam penyediaan solusi Cyber Security.
Di samping itu, layanan Artificial Intelligence (AI) berbasis use case dapat memberikan insight mendalam guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.
Reni menambahkan, kehadiran Telkom Solution semakin memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemimpin dalam penyediaan solusi digital di berbagai sektor bisnis, serta mendorong akselerasi transformasi digital di Indonesia.
“Segmen B2B Telkom dibagi menjadi dua. Untuk segmen market small medium enterprise (SME) menggunakan brand Indibiz. Sedangkan untuk market enterprise businesses seperti pemerintah, BUMN, dan swasta yang membutuhkan solusi digital yang lebih advanced, kami menggunakan brand Telkom Solution,” ucap Reni menjabarkan perbedaan Telkom Solution dan Indibiz di market B2B Telkom.
Telkom berperan penting dalam mempercepat transformasi digital di berbagai industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Salah satu langkah strategisnya adalah menghadirkan Telkom Solution sebagai merek utama dalam penyediaan layanan digital untuk bisnis (B2B).
Berita Terkait
-
Netmonk Kenalkan Internet Quality, Cara Baru Telkom untuk Pantau Kualitas Jaringan
-
Cara Mudah Klaim DANA Kaget, Saldo Rp 250 Ribu Langsung Cair Lewat Link di Bawah Ini
-
Fujifilm GFX100RF Resmi Rilis di Indonesia, Cek Fitur Apa yang Ditawarkan
-
Koinsayang Peroleh Izin Penuh Pedagang Aset Kripto oleh OJK
-
Telkom Kenalkan Aplikasi Stunting Hub untuk Pantau Kesehatan Gizi Anak Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi