Suara.com - Paus Leo XIV menyampaikan dua pesan utama yang menggema kuat di seluruh dunia: peringatan tentang bahaya ketergantungan pada teknologi dan seruan untuk mewujudkan persatuan demi perdamaian dunia.
Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Francis Prevost, merupakan Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berasal dari Amerika Serikat.
Ia terpilih dalam konklaf pada 8 Mei 2025 menggantikan Paus Fransiskus yang wafat di usia 89 tahun akibat stroke pada 21 April lalu.
Pelantikannya yang berlangsung penuh khidmat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu 18 Mei 2025, sebagai Paus ke-267 dihadiri lebih dari 100.000 umat.
Serta dihadiri pemimpin dunia seperti Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Presiden Italia Sergio Mattarella, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, hingga Presiden Peru Dina Boluarte dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Dalam khotbah pertamanya, Paus Leo XIV menyerukan pentingnya persatuan di tengah dunia yang terpecah-belah.
"Saudara dan saudari, saya ingin melihat keinginan pertama kita adalah Gereja yang bersatu sebagai tanda persatuan yang menjadi pondasi bagi dunia yang berdamai," ujar Sri Paus dari ANTARA.
Ia menyoroti banyaknya luka sosial yang timbul akibat kebencian, kekerasan, dan prasangka.
"Saat ini, kita masih melihat terlalu banyak perpecahan. Terlalu banyak luka akibat kebencian, kekerasan, prasangka, ketakutan terhadap perbedaan, dan paradigma ekonomi yang mengeksploitasi sumber daya Bumi dan meminggirkan mereka yang paling papa," lanjutnya.
Baca Juga: Pemanfaatan Teknologi untuk Pemberdayaan UMKM Perempuan: Inisiatif Digital dari GrabExpress
Menurutnya, Gereja harus menjadi pelopor cinta kasih universal yang menyambut semua orang tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, atau agama.
"Gereja harus menunjukkan cinta Tuhan kepada semua orang, demi persatuan yang menghargai perbedaan dan cerita masing-masing individu," tegasnya.
Dengan rendah hati, Paus Leo menyebut dirinya sebagai hamba yang dipilih bukan karena prestasi, tetapi karena kehendak ilahi.
"Saya terpilih dalam konklaf tanpa prestasi apa pun, dan dengan takut dan gemetar, saya menemui para jemaat sebagai saudara yang mau melayani iman dan kebahagiaan mereka," katanya menyentuh hati para hadirin.
Lebih lanjut, ia mengajak umat untuk membangun Gereja yang berlandaskan cinta kasih, menjadi agen perdamaian, dan membuka diri terhadap dunia.
"Dengan cahaya dan kuasa Roh Kudus, mari kita membina Gereja yang berdasar pada cinta Tuhan dan tanda persatuan, sebuah Gereja misionaris yang membuka tangannya kepada dunia, yang menyerukan firman-Nya, yang mau diusik oleh sejarah, dan yang menjadi bibit demi keselarasan bagi kemanusiaan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?
-
Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'
-
Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan
-
Bukan Semua Kuota Harus Rollover, ATSI Jelaskan Makna Putusan MK Soal Paket Internet
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?
-
4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar