Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI), Shafiq Husein mengungkapkan bahwa valuasi pasar game global saat ini telah mencapai 187 miliar Dolar AS atau Rp 3.071 triliun. Angka ini bahkan dua kali lipat dari gabungan industri film dan musik.
Ia menerangkan, bahkan Indonesia sendiri mencatatkan nilai pasar game sebesar Rp 30 triliun, sekaligus tertinggi di Asia Tenggara dan peringkat ke-15 dunia. Sayang hanya 2,5 persen dari nilai pasar nasional dinikmati oleh pengembang lokal.
“Saat ini pemasukan pengembangan gim lokal hanya sebesar Rp 750 miliar per tahun atau setara hanya 2,5 persen dari pasar Indonesia sendiri. Berarti 97,5 persen memang larinya ke gim luar," katanya saat audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, dikutip dari siaran pers Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (20/5/2025).
Tak hanya itu, Shafiq menerangkan kalau industri game lokal juga terhambat pendanaan awal demi bersaing dengan produk asing di pasar Indonesia.
"Kemudian, industri lokal juga terhambat untuk akses pendanaan awal agar dapat bersaing dengan produk asing di pasar sendiri,” ungkap Shafiq.
Maka dari itu, dirinya menyebut kalau salah satu momen penting yang dinantikan oleh para pelaku industri game adalah ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) yang akan digelar pada 9–11 Oktober di Bali. Menurutnya, ajang ini menjadi sorotan internasional karena akan dihadiri pemain besar dunia.
“IGDX ini sudah masuk ke peta jalan global, Bu. Bahkan Sony PlayStation untuk pertama kalinya akan hadir tahun ini di IGDX Bali. Steam juga hadir pertama kali datang ke Indonesia itu di acara IGDX juga. Tahun ini, temanya PlayStation,” papar dia.
Menkomdigi Meutya Hafid sendiri membidik industri gim nasional sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, ini adalah sektor kreatif yang tak hanya menjanjikan nilai ekonomi tinggi, tetapi juga masa depan digital Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global.
Meutya menilai kalau industri game amat menjanjikan karena berpeluang terus meningkat. Maka dari itu, dirinya mengharapkan adanya upaya dari sana untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.
Baca Juga: 10 Game Penghasil Uang Langsung ke DANA Tanpa Deposit, Cuan Dadakan!
"Tentu kita harus lihat juga kontribusi dari industri gim ini yang, menurut kami, dan kemarin kami sudah bicara juga dengan Ekraf (Ekonomi Kreatif), ini salah satu industri yang bisa kita dorong untuk membantu negara mencapai ekonomi menuju pertumbuhan ke 8 persen," papar Meutya.
Dirinya menekankan perlunya pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelaku industri. Menurutnya pemerintah tidak hanya melihat potensi industri gim dari sisi ekonomi, tetapi juga berusaha merancang kebijakan yang tepat sasaran melalui dialog langsung dengan pelaku industri.
“Kami percaya perlu memahami kebutuhan dan aspirasi dari para pelaku industri, tidak hanya gim lokal—kita menerima banyak sekali industri di sini—tetapi juga terkhusus hari ini dari gim lokal sebagai kunci untuk sinergi mewujudkan cita-cita pertumbuhan ekonomi nasional tersebut,” umbar dia.
Sebagai langkah konkret, Dirjen Ekosistem Digital Kementerian Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengaku bakal meluncurkan program Innovation Hub di tiga kota meliputi Jakarta, Medan, dan Surabaya. Tujuannya, untuk mendukung pendirian studio baru dan pelatihan talenta.
Selain itu, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) yang akan digelar pada 9–11 Oktober di Bali disiapkan sebagai puncak konsolidasi industri gim nasional.
“Gim ini juga untuk pengembangan. Sebenarnya kami ada program kerja sama, kami menyebutnya innovation hub, mendorong perusahaan-perusahaan baru untuk mengembangkan perusahaan gim dan juga pengembangan talenta," ungkap Edwin.
Berita Terkait
-
10 Game Penghasil Uang Langsung ke DANA Tanpa Deposit, Cuan Dadakan!
-
18 Kode Redeem Free Fire Max Terbaru 20 Mei: Klaim Weapon Loot Crate dan Skin
-
Infinix GT 30 Pro Gaming Master Edition Siap Debut, Game Diklaim Jalan 120 FPS
-
21 Kode Redeem MLBB Terbaru 20 Mei: Klaim Skin dan Emote Menarik Gratis
-
Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Mei: Event Berhadiah Pemain OVR 107-109
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026
-
5 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Terbaik 2026, Fleksibel untuk Pelajar dan Pekerja
-
5 HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2026, Memori Lega untuk Multitasking
-
26 Kode Redeem FC Mobile Minggu 11 Januari 2026: Prediksi OVR 117 dan Bocoran Event Cerita Bangsa
-
52 Kode Redeem FF Terbaru Minggu 11 Januari 2026: Bocoran Event Ramadan dan Klaim Trogon Ruby