Namun, ada beberapa alasan kuat yang membuat Xiaomi harus mempertimbangkan sistem penamaan berbasis tahun ala Apple.
Pertama, keselarasan dengan strategi penamaan pemimpin industri seperti Apple akan meningkatkan kredibilitas dan daya saing produk Xiaomi di pasar global.
Kedua, pendekatan ini memberikan kejelasan bagi konsumen tentang relevansi perangkat lunak yang mereka gunakan—menghindari kebingungan antara versi perangkat dan tahun rilisnya.
Ketiga, standarisasi global ini akan memudahkan pemasaran dan dukungan pelanggan di berbagai wilayah dengan sistem penamaan yang seragam dan mudah dipahami.
Keempat, perubahan ini dianggap sebagai langkah persiapan untuk keberlanjutan jangka panjang sistem operasi Xiaomi agar tidak ketinggalan zaman.
Meski demikian, Xiaomi menghadapi tantangan yang tidak kecil dalam mengimplementasikan perubahan sistem penamaan ini. Seorang analis teknologi menyatakan,
“Siklus pengembangan yang telah ditetapkan oleh Xiaomi untuk HyperOS 3 sudah memiliki roadmap yang jelas dan terstruktur. Melakukan penyesuaian besar seperti melompati versi tiga ke versi dua puluh enam memerlukan koordinasi lintas departemen, penyesuaian dokumentasi, hingga sosialisasi yang tepat kepada konsumen dan mitra bisnis.”
Di sisi lain, perubahan ini bisa menjadi momentum positif bagi Xiaomi untuk memperkuat citra mereka sebagai perusahaan teknologi inovatif yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika pasar global.
Jika keputusan untuk melewati HyperOS 3 dan langsung menuju HyperOS 26 benar-benar diambil, ini akan menjadi langkah strategis yang mencerminkan visi jangka panjang Xiaomi dalam menghadapi persaingan ketat dengan para pemimpin industri teknologi lainnya.
Baca Juga: Semua Jajaran iPhone 17 Bakal Punya Teknologi Baru Metalens
Secara keseluruhan, industri teknologi sedang berada di titik perubahan signifikan terkait cara mereka menamai dan mengelola siklus hidup perangkat lunak.
Keputusan Apple membuka jalan baru yang bisa diikuti oleh perusahaan lain, termasuk Xiaomi, untuk menciptakan sistem penamaan yang lebih sederhana, intuitif, dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Berita Terkait
-
Xiaomi 16 Usung Snapdragon 8 Elite 2, Chip Xring Jadi Kejutan di Model Ultra dan Pro
-
Xiaomi Benar-benar Apes, Kualitas Mobil Listrik Dicap Paling Rendah
-
Xiaomi SU7 Lagi-Lagi Kena Apes, Pengguna Keluhkan Bumper Melengkung
-
Xiaomi Berupaya Selamatkan Reputasi Perusahaan Pasca Kecelakaan Fatal Mobil Listrik SU7
-
Bocoran Anyar iPhone 17 Air: Baterai Lebih Kecil dari Samsung Galaxy S25 Edge
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 24 Januari 2026, Banjir Item Jujutsu Kaisen Gratis
-
Adu Chipset Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3: 'Jantungnya' HP Flagship, Mana Paling Gacor?
-
Oppo Reno 15 vs iPhone 15: Duel HP Kelas Menengah Premium, Siapa Juaranya?
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Januari 2026, Hadiah TOTY Siap Diklaim Gratis
-
Jangan Buru-buru Ganti Baterai! Ternyata Ini 5 Alasan Utama HP Sering Mati Mendadak
-
5 Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp2 Juta untuk Anak Menggambar: Layar Nyaman Spek Mumpuni
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Terbaik: Spek Tinggi dengan Baterai Badak
-
Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026
-
Bocoran Harga Vivo V70 Series, Siap Masuk ke India dan Indonesia
-
AXIS Luncurkan Fitur Convert Pulsa: Ubah Rp1.000 Jadi Kuota Data!