Mirip X
Truth Social terlihat dan terasa sedikit seperti X. Pengguna memiliki profil, mereka dapat saling mengikuti, memposting "kebenaran" atau "retruths" dan mengirim pesan langsung. Iklan disebut "sponsored truths".
Untuk mendaftar, Truth Social meminta alamat email dan nomor telepon. Pengguna harus setuju untuk menerima pesan teks darinya sebelum mereka dapat menyelesaikan proses pendaftaran.
Hal ini tidak umum bagi perusahaan media sosial yang ingin menarik sebanyak mungkin orang, karena dapat membuat beberapa calon pengguna menjauh.
Dan tidak seperti perusahaan media sosial arus utama, yang mengizinkan remaja untuk mendaftar, Truth Social mengharuskan pengguna berusia minimal 18 tahun — meskipun tidak memverifikasi usia.
Umpan Truth Social terlihat sangat mirip dengan X, dengan skema warna ungu dan bagian "untuk Anda" dari posting yang direkomendasikan serta umpan akun yang diikuti pengguna.
Aplikasi media sosial baru yang menyasar pengguna konservatif, termasuk Truth Social, belum bisa menyamai kesuksesan Facebook atau X.
Hal itu sebagian karena politisi dan gerakan Republik sudah menarik banyak khalayak di platform yang sudah ada dan lebih mapan, sehingga mereka tidak melihat alasan untuk beralih ke layanan baru.
Truth Social mengatakan bahwa situs tersebut mendorong "percakapan global yang terbuka, bebas, dan jujur tanpa diskriminasi berdasarkan ideologi politik."
Baca Juga: Klaim Gencatan Senjata Trump Dibantah Menteri Iran, Tegaskan Belum Damai dengan Israel
Namun, meskipun telah menggembar-gemborkan moderasi konten yang minimal, laporan tahun 2022 dari lembaga nirlaba Public Citizen menemukan bahwa pengguna awal mengalami "pemblokiran setelah memilih nama pengguna atau membuat posting yang mengolok-olok atau mengkritik mantan presiden dan sekutunya."
Truth Social juga lebih ketat pada konten dan bahasa seksual dibandingkan platform lain.
Berita Terkait
-
Perusahaan Donald Trump Rilis Ponsel dengan RAM 12 GB, Lebih Murah dari iPhone
-
AMD Memperkenalkan Platform AI Terintegrasi dan Infrastruktur Rak-Skala Terbuka di Advancing AI 2025
-
Ngobrol Lewat Telepon 15 Menit, Seskab Teddy Ungkap Isi Pembicaraan Prabowo dan Donald Trump
-
Prabowo Angkat Telepon dari Donald Trump, Ngobrol Soal Apa?
-
89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari
-
Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?
-
Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi
-
Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih
-
Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan