- Login dan Inisiasi Transaksi: Nasabah login ke akun KlikBCA mereka melalui browser di komputer atau laptop. Setelah itu, mereka akan memulai transaksi yang diinginkan, misalnya transfer dana.
- Mendapatkan Kode Respons: Setelah mengisi detail transaksi seperti nomor rekening tujuan dan jumlah uang, laman KlikBCA akan menampilkan serangkaian angka unik yang disebut "Nomor Respons".
- Mengaktifkan KeyBCA: Nasabah kemudian menyalakan perangkat KeyBCA mereka dan memasukkan PIN pribadi yang sudah diatur sebelumnya. PIN ini berfungsi untuk memastikan hanya pemilik yang bisa menggunakan alat tersebut.
- Memasukkan Kode Respons ke KeyBCA: Setelah PIN dimasukkan, pengguna akan menekan tombol APPLI 1. Perangkat kemudian akan meminta pengguna untuk memasukkan Nomor Respons yang ditampilkan di layar komputer.
- Menerima Password Unik: Setelah Nomor Respons dimasukkan dengan benar, KeyBCA akan secara otomatis menghasilkan delapan digit password baru yang hanya berlaku untuk satu kali transaksi tersebut.
- Konfirmasi Transaksi: Nasabah menyalin delapan digit password dari layar KeyBCA ke kolom yang tersedia di laman KlikBCA untuk mengotorisasi dan menyelesaikan transaksi.
Pergeseran ke Era Mobile Banking
Seiring berjalannya waktu, popularitas KeyBCA untuk nasabah perorangan mulai meredup. Penyebab utamanya adalah kemunculan dan dominasi aplikasi BCA Mobile.
Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh layanan perbankan ke dalam ponsel pintar, termasuk sistem keamanannya yang jauh lebih praktis.
Pada BCA Mobile, fungsi 2FA digantikan oleh kombinasi PIN Mobile Banking dan validasi melalui kartu SIM yang terpasang di ponsel.
Sistem ini dianggap lebih simpel karena nasabah tidak perlu lagi membawa perangkat tambahan. Fenomena ini tercermin dari komentar warganet di video viral Amanda Manopo.
"Dulu berasa keren banget kalau udah punya beginian," tulis seorang warganet, bernostalgia.
Komentar lain menimpali, "Anak sekarang mah mana tahu beginian, tahunya m-banking yang lebih simpel."
Meski sudah jarang digunakan oleh nasabah individu, KeyBCA tidak sepenuhnya punah. Perangkat ini masih menjadi andalan bagi pengguna KlikBCA Bisnis.
Para pengusaha dan perusahaan yang mengelola transaksi dalam jumlah besar dan frekuensi tinggi seringkali masih mengandalkan KeyBCA karena dianggap menawarkan lapisan keamanan fisik yang terpisah dan lebih tangguh untuk kebutuhan korporat.
Baca Juga: Alat KlikBCA untuk Apa? Jadi Sorotan usai Muncul di Video Viral Amanda Manopo
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
6 Rekomendasi Laptop yang Bisa Jadi Tablet dan Touchscreen, Multitasking Lancar Jaya!
-
5 Tablet Murah Terbaru Rilis 2026, Spek Ngebut Cocok untuk Pelajar
-
15 HP Samsung Tak Akan Terima Update One UI 8.5: Ada Seri S dan A Lawas
-
Mengenal Fitur Itel A100 4G, HP Murah Sejutaan Tangguh Mirip OnePlus 15
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Hearth Test 3 Maret 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Februari: Ada Sukuna dan Emote Serangan Cinta
-
Konami Bagi-bagi Hadiah Gratis Yu-Gi-Oh! Master Duel Edisi 4 Tahun, Ini Daftarnya
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai