Suara.com - Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan data induk resmi yang memuat informasi penerima bantuan sosial. Seseorang yang telah terdaftar dalam DTKS memiliki potensi untuk diusulkan menjadi penerima berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Memahami cara mengecek status DTKS Anda adalah langkah awal untuk mengakses bantuan ini.
Berikut adalah panduan lengkap cara mengecek status DTKS Anda, baik secara online melalui layanan Kementerian Sosial (Kemensos) maupun secara offline melalui Dinas Sosial.
Cara Mendaftar dan Terdaftar di DTKS
Ada dua jalur utama untuk memastikan nama Anda terdaftar dalam DTKS:
Melalui Desa/Kelurahan (Offline)
- Datanglah ke kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) Anda.
- Selanjutnya, akan diselenggarakan musyawarah di tingkat desa atau kelurahan (sering disebut Musdes/Muskel) untuk membahas dan memvalidasi data calon penerima.
- Setelah disepakati di tingkat desa/kelurahan, data akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten/Kota untuk dilaporkan kepada bupati/wali kota.
- Data tersebut kemudian akan diteruskan kepada Menteri Sosial untuk penetapan akhir.
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos (Online)
- Unduh dan buka Aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos) di smartphone Anda.
- Pilih menu "Daftar Usulan".
- Melalui mekanisme ini, nama Anda dapat diusulkan, dan nantinya Menteri Sosial akan menetapkan penerima bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Kartu Sembako.
Penting untuk diingat, meskipun seseorang sudah masuk ke dalam DTKS, hal itu tidak secara otomatis menjamin mendapatkan bantuan sosial. Setiap program bantuan sosial memiliki syarat dan mekanisme tersendiri yang ditentukan oleh penyelenggara program, disesuaikan dengan variabel yang dibutuhkan dari DTKS dan dibatasi oleh kuota yang telah ditetapkan.
Langkah-Langkah Mengecek Status dalam DTKS dan Bantuan Sosial
Setelah terdaftar, Anda dapat mengecek status Anda dalam DTKS maupun apakah Anda menjadi penerima bantuan sosial tertentu melalui beberapa cara:
Baca Juga: Tak Semua Bisa Dapat, Apalagi Pelaku Judol! Ini 5 Kriteria Penerima Bantuan Pangan Menurut Bulog
Melalui Situs Cek Bansos Kemensos (Online)
- Buka situs resmi [tautan mencurigakan telah dihapus] di browser Anda.
- Setelah laman terbuka, Anda akan melihat tampilan "Pencarian Data PM (Penerima Manfaat) Bansos".
- Pada kolom yang tersedia, masukkan data provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan domisili Anda.
- Selanjutnya, masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai dengan nama yang tertera di KTP Anda.
- Ketikkan 4 huruf kode yang muncul dalam kotak kode. Jika huruf kode kurang jelas, klik ikon di kotak biru untuk mendapatkan huruf kode baru.
- Terakhir, klik tombol "CARI DATA".
- Setelah proses pencarian, sistem akan menampilkan status DTKS Anda dan informasi terkait bantuan sosial yang mungkin Anda terima.
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos (Online)
- Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos Kemensos di smartphone Anda (tersedia di Play Store atau App Store).
- Buka aplikasi tersebut.
- Bagi pengguna baru, pilih menu "Buat Akun".
- Masukkan data diri Anda sesuai dengan KTP.
- Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sesuai instruksi yang diberikan.
- Setelah akun Anda terverifikasi, login dengan username dan password yang sudah Anda daftarkan.
- Pilih menu "Cek Bansos".
- Masukkan data wilayah domisili Anda dan nama lengkap Anda.
- Kemudian, klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan status DTKS Anda serta informasi bantuan sosial yang mungkin menjadi hak Anda.
Bertanya Langsung ke Dinas Sosial (Offline)
Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengecek secara online atau membutuhkan informasi lebih detail, Anda dapat langsung mendatangi Dinas Sosial di tingkat Kabupaten/Kota domisili Anda.
Masyarakat yang bersangkutan bisa menanyakan langsung kepada petugas Dinas Sosial terkait status mereka dalam DTKS atau informasi mengenai bantuan sosial yang sedang berjalan.
Data Induk untuk Kesejahteraan Sosial
Mengutip dari situs resmi Kemensos, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah data induk yang sangat komprehensif. DTKS berisi data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), yaitu individu atau keluarga yang membutuhkan layanan sosial. Selain itu, DTKS juga mencakup data penerima bantuan dan pemberdayaan sosial, serta data potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang ada di masyarakat.
DTKS menjadi basis data utama yang digunakan oleh pemerintah untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi berbagai program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan agar lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, memastikan data Anda terdaftar dan update dalam DTKS adalah langkah fundamental untuk mendapatkan akses terhadap program-program bantuan pemerintah.
Tag
Berita Terkait
-
Program BSU 2025 Lanjut atau Tidak? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
-
Penyebab BSU Batal Disalurkan, Jutaan Orang Tidak Jadi Terima Bantuan Subsidi Upah
-
Siapa yang Berhak Menerima Bantuan PIP 2025, Ini Penjelasannya
-
Ironi Drama Hukum Bansos: Dari Pelapor Jadi Terdakwa, Pesinetron Lady Marsella Divonis Bebas
-
Horor Baru Orang Miskin: Kena Cap Penjudi, Bansos Lenyap! DPR Desak Kemensos Buka Hotline Pengaduan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
7 Aplikasi Penyebab HP Lemot, Diam-Diam Bikin Memori Cepat Penuh
-
HP Orang Tua Sering Muncul Iklan Aneh? Ini 6 Cara Hapus Iklan di HP Android
-
Redmi Turbo 5 Meluncur 29 Januari: Bawa Baterai 7.560 mAh, Harga Kompetitif
-
7 Tablet Memori 512 GB Murah RAM Melimpah, Desain dan Multitasking Enteng
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Januari 2026: Cara Dapat Diamond Gratis Tanpa Ribet!
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia