Suara.com - Bibit muda pemain catur dilirik Telkomsel lewat Ilmupedia dengan menggelar Chessnation 2025.
Kompetisi catur nasional ini bertujuan untuk memajukan pendidikan non-akademik di Indonesia.
Digelar terbuka untuk semua masyarakat Indonesia, dari anak-anak hingga dewasa secara daring.
Selain itu, program ini juga didukung oleh platform pembelajaran, Kuncie.
Chessnation 2025 menjadi wadah untuk menumbuhkan sportivitas, mengasah kemampuan berpikir strategis, serta melahirkan bibit pecatur terbaik Indonesia.
Nilai-nilai ini selaras dengan misi Ilmupedia yang konsisten menciptakan ruang pembelajaran inklusif dan mengembangkan kecerdasan kognitif maupun karakter.
Hal ini sejalan dengan tagline “Pintar Itu Beragam”, yang menegaskan bahwa kecerdasan dapat diwujudkan melalui berbagai jalur, termasuk olahraga otak seperti catur.
Vice President Prepaid Consumer Marketing Telkomsel, Adhi Putranto, mengatakan, melalui Chessnation 2025, Telkomsel ingin membuka peluang bagi semua kalangan untuk mengembangkan bakat catur mereka.
"Kompetisi ini tidak hanya fokus pada keterampilan bermain catur, tetapi juga memperkaya soft skills penting seperti konsentrasi, pengambilan keputusan, dan sportivitas," ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (19/8/2025).
Baca Juga: Merdeka ala Telkomsel, Serba 17 Mulai dari Harga Paket hingga Besar Kuota Spesial
Diharapkan inisiatif ini dapat memperluas dampak pendidikan non-akademik dan memberikan ruang bagi pecatur dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan talenta mereka di tingkat nasional.
Pendaftaran Chessnation 2025 dibuka secara daring hingga 23 Agustus 2025 dan diselenggarakan dalam tiga babak.
Mulai dari Babak Penyisihan, dimana seluruh peserta akan bertanding secara daring sesuai dengan tanggal yang didapatkan.
Sebanyak 40 peserta terbaik akan maju ke babak berikutnya.
Kemudian, Babak Semifinal yang mana para semifinalis akan bertanding memperebutkan empat tempat di babak final.
Terakhir Babak Final, hanya empat finalis akan memperebutkan gelar Juara 1 hingga 4 secara langsung di Jakarta pada September 2025.
Berita Terkait
-
Bandung, Siap-siap Nikmati Komunikasi dengan Jaringan 5G Tanpa Putus
-
Telkomsel Jelaskan Regulasi dan Punya Solusi soal Polemik Kuota Hangus
-
Telkomsel Targetkan UMKM dan Kreator lewat SIMPATI TikTok Targetkan 1 Juta Pedagang di 6 Kota
-
Cara Unreg Semua Layanan Telkomsel, Hindari Pulsa Tersedot Otomatis
-
Bukan Telkomsel-Indihome, Ini Operator dengan Internet Tercepat di Indonesia Tahun 2025
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal