Suara.com - Masyarakat, khususnya para guru honorer, diimbau untuk waspada. Sebuah unggahan di platform media sosial Facebook yang mengklaim sebagai situs resmi untuk memeriksa aktivasi bantuan guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) telah teridentifikasi sebagai berita bohong atau hoaks.
Unggahan tersebut menyertakan sebuah tautan yang diduga kuat merupakan modus penipuan untuk mencuri data pribadi.
Fakta ini telah dikonfirmasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Turnbaxkhoax.id.
Melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen, Kepala Puslapdik, Adhika Ganendra, menegaskan bahwa satu-satunya sumber informasi resmi terkait penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah laman Info Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan alamat info.gtk.dikdasmen.go.id.
Pernyataan ini secara tegas membantah keabsahan tautan palsu yang beredar di media sosial.
Pemerintah tidak pernah menyebarkan informasi resmi melalui situs lain selain yang telah ditetapkan.
Hal ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama para guru, untuk tidak mudah percaya pada klaim yang tersebar di media sosial atau grup percakapan daring.
Modus penipuan ini sering kali memanfaatkan nama program bantuan pemerintah untuk menarik perhatian korban.
Situs palsu yang beredar dalam unggahan hoaks ini diketahui meminta data pribadi sensitif dari penggunanya, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram.
Baca Juga: Ernest Prakasa Kaget Dapat SMS Bantuan Subsidi Upah
Hal ini sangat mencurigakan karena prosedur resmi biasanya tidak meminta data sedetail itu melalui formulir digital yang tidak terjamin keamanannya.
Sehingga, Adhika Ganendra mengingatkan bahwa klaim apa pun yang meminta rekening pencairan atau data pribadi patut dicurigai sebagai modus penipuan.
Dengan adanya kasus ini, penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan bantuan atau insentif finansial.
Pengecekan silang dapat dilakukan dengan mengunjungi laman resmi pemerintah atau menghubungi instansi terkait secara langsung.
Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal atau melalui situs yang tidak terjamin keamanannya.
Kesadaran dan kehati-hatian dalam bermedia sosial adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin marak.
Tag
Berita Terkait
-
TPG Triwulan 3 Cair Lebih Cepat? Cek Faktanya, Para Guru Wajib Tahu
-
BSU 2025 Kapan Cair Lagi? Cek Info Terbaru Buat Guru PAUD Nonformal
-
Dana BSU Tidak Dicairkan: Bisa Diklaim Lain Hari atau Hangus?
-
Kapan BSU Tahun 2025 Cair Lagi? Cek Perkiraan Jadwalnya, Jangan sampai Ketinggalan
-
Bantuan Subsidi Upah di Jakarta Centrum Tersalurkan ke 192 Ribu Penerima
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan