Suara.com - Dua karyawan Microsoft telah dipecat oleh atasannya dikarenakan menunjukkan aksi mendukung Palestina dan memprotes hubungan perusahaan dengan Israel.
Aksi itu membuat kedua karyawan itu menerima pesan suara yang memberikan informasi mengenai pemecatan mereka.
Adapun dua karyawan tersebut bernama Anna Hattle dan Riki Fameli.
Namun, Seorang juru bicara Microsoft mengatakan bahwa para karyawan tersebut dipecat setelah pelanggaran serius terhadap kebijakan perusahaan, serta melanggar kode etik perusahaan.
"Mereka telah melanggar kode etik perusahaan," katanya dilansir dari BBC, Jumat (29/8/2025).
Dua karyawan Microsoft ini melakukan aksi unjuk raksa di kantor Presiden perusahaan tersebut yakni Brad Smith.
Adapun, lima lainnya adalah mantan karyawan Microsoft dan orang-orang di luar perusahaan.
"Kami di sini karena Microsoft terus memberi Israel alat yang dibutuhkannya untuk melakukan genosida, sementara mereka sendiri melakukan gaslighting dan menyesatkan para pekerjanya sendiri tentang kenyataan ini," kata Hattle.
Sementara itu, Microsoft terus mendukung dan membantu Israel dalam menyerang Palestina.
Baca Juga: Efisiensi, Google PHK 35 Persen di Level Manajer
Padahal, Israel terus meningkati serangan balasan ke Palestina. Hingga menimbulkan krisis kemanusiaan di Gaza akibat serangan militer Israel.
Lalu gambar-gambar warga Palestina yang kelaparan, termasuk anak-anak, telah memicu kemarahan global.
Untuk itu, beberapa karyawan Microsoft pun melakukan aksi unjuk rasa.
Berita Terkait
-
Pengguna Indihome Bisa Beli PC Game Pass Harga Lebih Murah, Begini Caranya
-
Selamat Tinggal, Skype! Microsoft Resmi Setop Layanan Mei 2025
-
Majorana 1 Chipset dari Microsoft Ditenagai Topological Core Baru
-
3 Cara Gabungkan File Microsoft Word, Terupdate Februari 2025
-
DeepSeek Pakai API OpenAI Diam-diam? Microsoft Turun Tangan!
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
Terkini
-
6 iPhone Harganya Turun di iBox Maret 2026, Ada yang Jadi Rp8 Jutaan Aja!
-
27 Kode Redeem FC Mobile 3 Maret 2026: Bocoran Pele 117 dan Panen Gems Melimpah
-
Akuisi Warner Bros, Paramount Bakal Memiliki Deretan Studio Game Legendaris
-
10 HP Android Terkencang AnTuTu Februari 2026: iQOO Memimpin, RedMagic dan Vivo Bersaing
-
iQOO Z11x 5G Meluncur Pekan Depan, Klaim Skor AnTuTu Tinggi dan Baterai Awet
-
57 Kode Redeem FF Terbaru 3 Maret 2026, Banjir Reward Spesial Ramadan Gratis
-
Kronologi Kasus Fadila, Viral Oknum Istri TNI Diduga Selingkuh dengan 13 Prajurit
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Hadiah Ramadan Gratis
-
Spesifikasi iPad Air 2026 M4: Tablet Tipis dengan AI, Cocok untuk Konten Kreator
-
HP Flagship 'Murah' iPhone 17e Pakai Chip Apple A19, Bisa Main Game Berat Apa Saja?