Tekno / Game
Rabu, 03 Juni 2026 | 20:10 WIB
God of War Laufey. (Santa Monica Studio)
Baca 10 detik
  • Sony ungkap gameplay God of War Laufey berdurasi 20 menit.

  • Gaya bertarung Faye terbukti lebih lincah dibanding karakter Kratos.

  • Game eksklusif PS5 ini berlatar di alam misterius bernama Everywhen.

Suara.com - Gameplay God of War Laufey terungkap melalui acara PlayStation State of Play Juni 2026. Penggemar memberikan banyak respons positif mengingat Sony serta Santa Monica Studio benar-benar memamerkan grafis menawan.

Konten anyar sukses memuaskan penggemar dengan pengungkapan gameplay lebih dari 20 menit.

Gameplay God of War Laufey bahkan telah ditonton 2,8 juta kali dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Saat artikel ini dibuat, God of War Laufey masuk dalam jajaran trending di YouTube kategori Gaming pada Rabu (3/6/2026).

Seri anyar God of War tidak lagi menempatkan Kratos sebagai pusat kendali. Cerita berfokus pada perjalanan emosional Faye, sang prajurit Jötunn sekaligus istri Kratos.

Mengambil latar setelah kematiannya di seri 2018, Faye terbangun di Everywhen, sebuah alam baka misterius tempat para dewa dari berbagai mitologi bertarung demi kekuasaan.

God of War Laufey. (Santa Monica Studio)

Game eksklusif PS5 ini menjanjikan perspektif baru yang lebih segar, cepat, dan brutal.

Dalam deskripsi resminya, Santa Monica Studio menjelaskan bahwa “Kematian seharusnya menjadi akhir, tetapi bagi Laufey (Faye), seorang pejuang dan istri Kratos, petualangan baru baru saja dimulai. Terbangun secara tak terduga di negeri asing setelah pemakamannya, Faye menemukan bahwa rencana yang telah ia buat untuk melindungi Kratos dan Atreus kini terancam”.

Motivasi Faye sangat jelas: ia harus menavigasi kekacauan di Everywhen demi memastikan keselamatan keluarganya di dunia fana.

Baca Juga: Kombinasikan Pemasaran, Hogwarts Legacy 2 Diprediksi Rilis Bersama Serial Baru HBO

Dari sisi gameplay, Faye menawarkan dinamika yang jauh berbeda dari gaya bertarung Kratos yang berat.

Ia jauh lebih lincah dengan kemampuan kombo udara yang mengingatkan kita pada seri Devil May Cry.

Menggunakan pedang misterius bernama Rue dan bantuan kubus kosmik bernama Phranque (disuarakan oleh Jack Quaid), Faye dapat melakukan serangan transisi darat ke udara dengan mulus.

"Baik Faye maupun Kratos sama-sama mampu memberikan serangan yang kuat dan menerima banyak serangan, jadi salah satu prioritas utama kami selama pengembangan adalah menciptakan nuansa permainan Faye yang unik dan segar yang juga akan memenuhi harapan tinggi para penggemar terhadap seri ini,” ungkap Santa Monica dikutip dari Polygon.

Menariknya, God of War Laufey juga mengeksplorasi ambisi tersembunyi para dewa Nordik.

“Odin dihantui oleh ramalan tentang kematiannya selama peristiwa Ragnarök, secara obsesif mengejar pengetahuan tentang sesuatu di luar kehidupan setelah kematian manusia,” ungkap Santa Monica.

Hal ini membuka pintu bagi kemunculan dewa dari mitologi lain seperti Sekhmet (Mesir) dan Begtse (Buddha). Sutradara Ariel Lawrence tampaknya ingin mewujudkan visi Cory Barlog yang pernah menyebut bahwa “Faye memiliki kekuatan jauh lebih besar daripada mereka semua".

Load More